logo rilis
Bank Wakaf Mikro Dilarang Timbun Dana dari Masyarakat
Kontributor
Ainul Ghurri
27 Maret 2018, 17:45 WIB
Bank Wakaf Mikro Dilarang Timbun Dana dari Masyarakat
Kepala Departemen Perbankan Syariah OJK, Ahmad Soekto Pramono (tengah). FOTO: RILIS.ID/Ainul Ghurri

RILIS.ID, Jakarta— Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus mendorong pengembangan pembiayaan Usaha Mikro, Kecil Menengah (UMKM), dan ultra mikro melalui pembentukan Bank Wakaf Mikro, atau Lembaga Keuangan Mikro Syariah di berbagai daerah. Sasaran utamanya adalah pondok pesantren di daerah.

Kepala Departemen Perbankan Syariah OJK, Ahmad Soekto Pramono, mengatakan, Bank Wakaf Mikro (BWM) dimaksudkan untuk memperluas akses keuangan masyarakat di tingkat mikro. Lembaga keuangan mikro syariah ini berfokus pada pembiayaan masyarakat kecil dengan pola bagi hasil yang menguntungkan.

"Dana yang digunakan adalah murni dana donasi dari perseorangan, lembaga maupun korporasi lewat Lembaga Amil Zakat (LAZ). Tidak ada dana yang didepositkan di BWM, lembaga ini murni untuk pembiayaan," katanya di Jakarta, Selasa (27/3/2018). 

Dia menuturkan, penyaluran pembiayaan melalui organisasi yang memiliki tokoh masyarakat yang berpengaruh seperti pesantren yang disebut Lembaga Keuangan Mikro (LKM). Nilai pembiayaan sebesar Rp1 juta per orang dengan bunga setara 3,0 persen per tahun tanpa agunan.

"Organisasi ini tidak boleh menghimpun dana dari masyarakat. Jadi sepakat pendirinya tidak akan menimbun dari masyarakat," imbuhnya.

Pramono menambahkan, saat ini OJK, Badan Wakaf Indonesia (BWI) dan Majelis Ulama Indonesia (MUI) bekerja sama dengan sejumlah pesantren atau sekolah Islam untuk mendirikan Bank Wakaf Mikro guna menyalurkan pembiayaan di lingkungan pesantren khususnya kelompok masyarakat kecil yang produktif.

"Kami juga melakukan pendampingan kepada kelompok kecil sekitar 20 orang, sehingga usaha mikro bisa menjaga produk yang dihasilkan. Saat ini kita juga juga sudah mendirikan 20 BWM di daerah," tuturnya.

Editor: Eroby JF


Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)