logo rilis
Bank Mandiri Rombak Empat Direksi Baru
Kontributor
Ainul Ghurri
21 Maret 2018, 21:44 WIB
Bank Mandiri Rombak Empat Direksi Baru
Bank Mandiri menggelar Konferensi Pers terkait RUPST, di Plaza Mandiri, Jakarta. FOTO: RILIS.ID/Ainul Ghurri

RILIS.ID, Jakarta— Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan Bank Mandiri, sepakat merombak empat direksinya yakni Agus Dwi Handaya, Panji Irawan, Alexandra Askandar dan Donsuwan Simatupang. Keempat orang tersebut bakal menduduki direksi Bank Mandiri untuk periode 2018-2023. Pengangkatan empat direksi baru itu, menyusul berakhirnya masa tugas Ogi Prastomiyono, Tardi, dan Kartini Sally.

"Pemegang saham juga mengangkat kembali Hery Gunardi menjadi direksi. Perubahan pengurus ini, diharapkan dapat memperkuat kinerja perseroan dalam merealisasikan komitmen membangun negeri," kata Corporate Secretary Rohan Hafas di Plaza Mandiri Jakarta, Rabu (21/3/2018).

Dengan demikian, susunan Dewan Direksi Bank Mandiri terdiri atas Kartika Wirjoatmodjo sebagai Direktur Utama Bank Mandiri, Sulaiman Arif Arianto sebagai Wakil Direktur Utama, Royke Tumilar Direktur Corporate Banking, Heri Gunardi sebagai Direktur Bisnis dan Jaringan, Ahmad Siddiq Badruddin sebagai Direktur Manajemen Risiko, Rico Usthavia Frans sebagai Direktur Teknologi Informasi dan Operasi.

"Begitu juga dengan Pak Darmawan Junaidi sebagai Direktur Treasury dan International Banking, Agus Dwi Handaya sebagai Direktur Kepatuhan, Panji Irawan sebagai Direktur Keuangan, Alexandra Askandar sebagi Direktur Hubungan Kelembagaan, dan Donsuwan Simatupang sebagi Retail Banking," paparnya.

Sebelumnya, Agus Dwi Handaya menjabat Senior Executive Vice President (SEVP) Corporate Transformation dan Finance Bank Mandiri, dan Panji Irawan adalah Direktur Treasury dan International BNI. Sedangkan, Alexandra Askandar yang sebelumnya menjabat SEVP Corporate Banking dan Donsuwan Simatupang merupakan Direktur Risk Management BRI.

"Perubahan ini menjadi bentuk dukungan pemegang saham kepada pengurus perseroan, dalam mendorong pencapaian target bisnis jangka pendek dan jangka panjang, baik dalam pengelolaan aset maupun penciptaan profitabilitas," tutupnya.

Editor: Intan Nirmala Sari


500
komentar (0)