logo rilis
Bangun Kilang Minyak, Tax Holiday dan Allowance Jadi Andalan
Kontributor
Ainul Ghurri
29 Maret 2018, 23:34 WIB
Bangun Kilang Minyak, Tax Holiday dan Allowance Jadi Andalan
Dirjen Migas Kementerian ESDM Joko Siswanto. FOTO: RILIS.ID/Ainul Ghurri

RILIS.ID, Jakarta— Direktur Jenderal minyak dan gas bumi (Migas) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Joko Siswanto, menyambut baik aturan baru yang akan diluncurkan Kementerian Keuangan (Kemenkeu) terkait tax holiday. Diharapkan, kebijakan ini bisa mendorong investasi di hulu migas dan pembangunan kilang minyak bakal berlanjut sesuai rencana.

"Pemerintah sekarang sudah komitmen untuk pembebasan lahan dan insentif fiskal. Insentif yang diminta kan, salah satunya untuk pembangunan kilang, salah satunya tax holiday," ungkapnya usai Rapat Koordinasi Kilang di Kemenko Perekonomian Jakarta, Kamis (29/3/2018).

Joko mengungkapkan, bentuk insentif fiskal yang diberikan berupa tax holiday dan tax allowance. Skemanya, kata Joko, investor yang berminat di kilang akan mendapatkan jaminan sejak awal pembangunan.

"Sekarang, sistemnya itu sudah diganti dari awal, akan diberikan insentif fiskal, kalau kemarin kan metodenya dilihat dulu, diperiksa, layak atau tidak. Nah, sekarang diberikan insentif setelah itu baru dilihat dan sebagainya tadi," ungkapnya.

Adapun target investasi hulu migas mencapai US$12,6 miliar. Berdasarkan SKK Migas, realisasi investasi hulu migas baru mencapai US$1,8 miliar hingga akhir Februari 2018.

Dia melanjutkan, proses pemberian insentif pajak kepada investor kilang bakal rampung dalam satu pertemuan lagi dengan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati.

"Setelah pertemuan itu, insentif fiskal untuk pembangunan kilang juga akan selesai," tutupnya.

Editor: Intan Nirmala Sari


Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)