logo rilis

Bangkitkan Pariwisata NTB, Jalur Pendakian Gunung Rinjani Resmi Dibuka
Kontributor
Zulhamdi Yahmin
21 November 2018, 17:03 WIB
Bangkitkan Pariwisata NTB, Jalur Pendakian Gunung Rinjani Resmi Dibuka
FOTO: Istimewa

RILIS.ID, Jakarta— Jalur pendakian ke Gunung Rinjani melewati Desa Aik Berik, Kecamatan Batukliang Utara, Lombok Tengah (Loteng) secara resmi dibuka. Salah satu dari empat jalur pendakian resmi tersebut dibuka untuk membangkitkan perekonomian masyarakat sekitar kawasan taman nasional yang sempat lumpuh akibat gempa bumi pada Agustus 2018 silam.

Pembukaan jalur pendakian sekaligus dirangkai dengan peluncuran program e-Rinjani itu dilakukan oleh Bupati Lombok Tengah, Suhaili FT, bersama dengan Kepala Balai Taman Nasional Gunung Rinjani (BTNGR), Sudiyono, di Kabupaten Lombok Tengah, Senin (19/11/2018).

"Atas izin pemerintah pusat, jalur pendakian Gunung Rinjani wilayah Lombok Tengah ini resmi dibuka," Suhaili siaran pers yang diterima rilis.id, Rabu (21/11/2018). 

Pembukaan jalur pendakian Aik Berik merupakan satu dari empat jalur pendakian resmi. Tiga lainnya yakni jalur pendakian Timbanuh, dan Sembalun di Kabupaten Lombok Timur, serta jalur pendakian di Senaru, Kabupaten Lombok Utara.

Jalur pendakian di Kabupaten Lombok Timur dan Lombok Utara, masih ditutup karena kondisinya rusak berat dan membahayakan keselamatan akibat gempa bumi.

Suhaili mengatakan, pihaknya ke depannya akan melakukan penataan sehingga bisa membawa manfaat bagi masyarakat khususnya di wilayah Utara Lombok Tengah. Karena itu, sangat diharapkan dukungan dari semua lapisan masyarakat untuk bersama-sama agar apa yang diusahakan bisa terwujud.

"Peluang ini bisa menciptakan lapangan kerja masyarakat, sehingga bisa dijadikan tempat untuk mencari rizki," ujarnya.

Untuk ke depannya, jalur pendakian di wilayah Lombok Tengah akan ada lima titik yaitu Desa Karangsidmen, Desa Lantan, Desa Seteling, dan Desa Aik Bual. Jalur tersebut nantinya akan bertemu di satu titik batas wilayah Gunung Rinjani yang dikelola oleh TNGR.

“Jalur pendakian ini nanti yang terindah, ternyaman, dan termodern sedunia. Ini juga bisa jadi penyeimbang antara pengembangan pariwisata di selatan dengan di utara,” ungkapnya. 

Sementara itu, Ketua Tim Crisis Center Kementerian Pariwisata, Guntur Sakti, menyambut baik Pembukaan jalur pendakian Aik Berik Gunung Rinjani itu. Menurut Guntur, dibukanya jalur pendakian itu akan membuka kembali arus masuk wisatawan untuk membangkitkan pariwisata di NTB.

"Saat ini proses pemulihan untuk NTB sudah berjalan baik dan saat ini lombok sudah mulai ramai di kunjungi wisatawan. Menteri Pariwisata Arief Yahya pada World Travel Market (WTM) 2018 di London awal bulan November silam juga mempromosikan jika NTB sudah bangkit. Lombok sudah aman untuk di kunjungi," paparnya. 

Editor: Sukma Alam


Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)