logo rilis
Bamsoet Salah Ucapkan Jabatan Cak Imin, Guyonan atau Serius?
Kontributor
Tari Oktaviani
16 Agustus 2018, 15:23 WIB
Bamsoet Salah Ucapkan Jabatan Cak Imin, Guyonan atau Serius?
Ketua DPR RI, Bambang Soesatyo. FOTO: RILIS.ID

RILIS.ID, Jakarta— Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Bambang Soesatyo salah menyebut jabatan Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar atau Cak Imin.

Setelah pria yang kerap disapa Bamsoet itu menyapa para pimpinan MPR yang hadir mulai dari Wakil Ketua Ahmad Muzani, Ahmad Basarah, dan EE Mangindaan, Bamsoet menyebut Cak Imin sebagai Ketua MPR.

"Yang saya hormati Ketua MPR saudara Muhaimin Iskandar. Apa? Oh ini tulisannya ketua. Yang kami hormati Wakil Ketua MPR saudara Muhaimin Iskandar," ujarnya dalam pidatonya di Kompleks Parlemen, Jakarta, Kamis (16/8/2018).

Belum diketahui apakah salah ucapan Bamsoet ini disengaja karena hanya ingin guyon atau tidak. Namun begitu salah sebut nama yang dilakukan Bamsoet disambut gelak tawa dari para tamu undangan.

Sebelumnya, Di awal pembukaan pidatonya dalam HUT RI, Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Bambang Soesatyo mengundang gelak tawa. Pasalnya, ia salah menyebut nama Presiden RI kelima Megawati Soekarnoputri.

Awalnya pria yang kerap disapa Bamsoet ini menyebut nama para petinggi negara seperti biasa. Namun saat ia menyebut Presiden kelima, Bamsoet menyebut nama Megawati Soekarnoputra. Sontak kemudian Bamsoet merevisinya.

"Yang kami hormati Presiden Indonesia kelima Ibu Hajah Megawati Soekarnoputra. Putri maksud saya," kata Bamsoet.

Bamsoet pun kemudian meminta maaf kepada Megawati. Tak tanggung-tanggung, ia menyapa Ketua Umum PDIP itu dengan sebutan "Ibunda".

"Maaf ibunda. Biar lebih afdal saya ulang. Kepada yang terhormat Presiden Indonesia kelima Ibu Hj Megawati Sukarnoputri," sambungnya.

Ia juga sempat guyon dengan menyebut istrinya yang tak ada ditempat karena sedang melaksanakan ibadah haji.

"Yang saya hormati istri Ketua DPR RI sedang pergi haji," kata Bamsoet sambil disambut tawa hadirin.

Editor: Sukma Alam


Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)