logo rilis
Bamsoet Khawatirkan Risiko Jembatan Tua di Pantura Jelang Lebaran
Kontributor
Yayat R Cipasang
27 April 2018, 01:02 WIB
Bamsoet Khawatirkan Risiko Jembatan Tua di Pantura Jelang Lebaran
Ketua DPR Bambang Soesatyo. FOTO: RILIS.ID/Indra Kusuma

RILIS.ID, Jakarta— Ketua DPR Bambang Soesatyo (Bamsoet) meminta Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mencermati kondisi jembatan-jembatan di jalur pantai utara (Pantura) Pulau Jawa yang rata-rata sudah berumur 20-45 tahun. Apalagi musim Lebaran sudah mejelang.

Bamsoet mengatakan, jembatan yang perlu memperoleh perhatian khusus adalah di daerah Pangenan dan Ender di Kabupaten Cirebon, serta Losari dan Tanjung di Brebes. “Ada beberapa kerusakan yang mengkhawatirkan,” ujarnya  di Jakarta, Kamis (26/4/2018).

Karena itu Bamsoet meminta Kementerian PUPR bersama pemerintah daerah melakukan audit konstruksi dan meninjau ulang standar kelayakan dan keamanan pondasi jembatan di jalan nasional di seluruh Indonesia secara berkala. “Terutama di kawasan perbatasan yang dilalui banyak angkutan bermuatan berat,” sebutnya.

Jika memang ada kerusakan pada jembatan-jembatan di jalan nasional, Bamsoet meminta pemerintah segera memperbaikinya. Terlebih, jalur Pantura punya peran penting bagi jalur logistik dan untuk lalu lintas pemudik. 

“Segera lakukan  perbaikan atas kerusakan yang ada guna memperlancar arus lalu lintas dan meminimalkan kecelakaan, mengingat sudah memasuki jelang arus mudik Lebaran 2018,” tegas legislator Golkar itu.

Selain itu, Bamsoet juga meminta Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menggandeng kepolisian untuk memperketat pengawasan atas kendaraan berat yang mengangkut barang melebihi tonase di jalan nasional. 

“Perketat pengawasan dengan razia, termasuk di jalan tol terhadap truk-truk atau tronton yang mengangkut muatan melebihi kapasitas guna meminimalisasi kerusakan jalan raya yang diakibatkan kelebihan muatan angkutan barang,” pungkasnya.


500
komentar (0)