logo rilis
Bamsoet Dorong KAHMI Lahirkan Pengusaha Muda
Kontributor
Ainul Ghurri
11 Maret 2018, 23:41 WIB
Bamsoet Dorong KAHMI Lahirkan Pengusaha Muda
Ketua DPR RI, Bambang Soesatyo. FOTO: RILIS.ID/Indra Kusuma.

RILIS.ID, Jakarta— Ketua DPR RI, Bambang Soesatyo, meminta Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) selalu kritis terhadap berbagai persoalan bangsa. Sikap ini menjadi vitamin dan energi besar bagi pemerintah dan DPR, supaya selalu berpikir dan bekerja demi kepentingan rakyat.  

“Kritik bukan hal yang tabu. Justru kritik dibutuhkan untuk mewujudkan good governance di negara kita yang tercinta. KAHMI jangan segan untuk memberikan kritik serta solusi bagi kemajuan bangsa,” ujarnya dalam acara pelantikan Pengurus dan Presidium KAHMI, di Hotel Grand Sahid, Jakarta, Minggu malam (11/3/2018).

Bamsoet menilai, kiprah KAHMI bagi Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), tidak perlu diragukan lagi. KAHMI dinilai selalu konsisten dan penuh komitmen mewujudkan cita-cita pembangunan nasional.

“Kiprah KAHMI dalam beragam profesi seperti pengusaha, ekonom, budayawan, cendikiawan, politisi, dan atau pejabat publik, adalah bukti kontribusi KAHMI bagi NKRI,” tuturnya.

Politisi Partai Golkar ini meminta, KAHMI turut berperan dalam pembangunan. Salah satunya, dengan mengembangkan profesi wirausaha. Pasalnya, saat ini profesi tersebut masih kurang diminati, khususnya kalangan anak muda.

“Ada pandangan KAHMI itu political oriented, tentu ini tidak sepenuhnya benar. Karena itu, KAHMI periode ini perlu mendorong anggotanya untuk berkiprah dalam profesi wirausaha. Kita masih membutuhkan wirausahawan-wirausahawan muda yang mampu menciptakan lapangan pekerjaan,” tandasnya.

Bamsoet memaparkan, berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) di 2017, jumlah wirausaha Indonesia baru mencapai 3,1 persen dari jumlah penduduk Indonesia sebesar 252 juta. 

Rasio ini, kata dia, masih lebih rendah dibandingkan dengan negara lain, seperti Malaysia 5,0 persen, China 10 persen, Singapura 7,0 persen, Jepang 11 persen maupun Amerika serikat yang telah mencapai 12 persen.

“Menumbuhkan wirausaha tentu bukan tugas KAHMI semata. Semua pihak harus duduk dan bergerak bersama. Tugas ini penting untuk mewujudkan masyarakat Indonesia yang adil dan makmur,” tutupnya. 

Sebagai informasi, Bamsoet dilantik sebagai anggota Dewan Pakar KAHMI bersama Ketua MPR Zulkifli Hasan. Sementara, Ketua Dewan Pakar KAHMI dipegang mantan Ketua MK Mahfud MD. 

Hadir dalam pelantikan Pengurus dan Presidium KAHMI, Wakil Presiden Jusuf Kalla yang dilantik sebagai Ketua Dewan Etik, Ketua MPR Zulkifli Hasan, Wakil Ketua KPK Laode Muhammad Syarif, Mendikbud Muhadjir Effendy.

Lalu, Menristekdikti Mohamad Nasir, Gubernur DKI Anies Baswedan, Mantan Ketua MK Mahfud MD, Politisi Golkar Akbar Tanjung, Ketua Umum PPP Romahurmuziy.

Editor: Andi Mohammad Ikhbal


Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)