logo rilis
Bamsoet Berharap KPK 'Sukses' Bukan karena OTT
Kontributor
Tari Oktaviani
24 Mei 2018, 06:18 WIB
Bamsoet Berharap KPK 'Sukses' Bukan karena OTT
Ketua DPR Bambang Soesatyo. FOTO: RILIS.ID/Yayat R Cipasang

RILIS.ID, Jakarta— Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Bambang Soesatyo meminta Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tidak berpuas diri. Ia pun memberikan beberapa saran kepada lembaga antirasuah itu sebagai bahan evaluasi. 

Hal ini disampaikannya dalam sambutan saat menghadiri buka puasa bersama wadah pegawai KPK, Rabu (23/5/2018).

"Tidak boleh KPK merasa puas diri. KPK harus terus memperbaiki diri terutama terkait beberapa temuan atau rekomendasi dari BPK," ungkapnya.

Namun begitu, kendati di luar sana ada perdebatan apakah KPK itu lembaga ad hoc atau bukan, namun pria yang kerap disapa Bamsoet menilai keberadaan KPK masih tetap relevan dan tetap diperlukan untuk pemberantasan tindak pidana korupsi.

Lebih jauh, ada beberapa saran lain yang disampaikan Bamsoet. Misalnya KPK diminta memberi perhatian besar terhadap kasus-kasus besar atau grand corruption. Tak hanya itu saja, ia berharap KPK lebih fokus pula pada pengembalian kerugian keuangan negara.

"Ke depan keberhasilan KPK bukan hanya dilihat berapa banyak kasus OTT yang telah dilakukan serta berapa banyak orang yang ditangkap dan dijadikan tersangka tetapi juga harus dilihat dari berapa besar kerugian negara yang bisa dicegah dan diselamatkan," paparnya.

Selain itu, Bamsoet juga mengimbau KPK bisa menyinergikan antara penindakan dan pencegahan. Sebab kedua hal itu penting dijalankan bersama.

"Atas pertanyaan strategi manakah yang lebih utama dari KPK untuk memberantas korupsi, pencegahan atau penindakan. Menurut saya strategi yang efektif adalah dengan menggunakan yang seimbang sinergis dan integrasi antara pencegahan dan penindakan," tutupnya.

Editor: Yayat R Cipasang


500
komentar (0)