logo rilis

Balitbangtan Bangun Kawasan Diversifikasi Pangan di Cimahi
Kontributor
Kurniati
25 April 2018, 17:59 WIB
Balitbangtan Bangun Kawasan Diversifikasi Pangan di Cimahi
FOTO: Humas Balitbangtan

RILIS.ID, Jakarta— Sudah sejak lama Kampung Cireundeu, Kota Cimahi dikenal sebagai 'Kampung Singkong'. 

Masyarakat yang tinggal di daerah tersebut menjadikan singkong sebagai makanan pokok mereka sehari-hari. 

Kampung yang dikelilingi oleh sekitar 20 hektare kebun singkong ini, mengolah singkong menjadi nasi atau biasa disebut rasi (beras singkong).

Rasi kemudian dimakan bersama lauk pauk dan sayur layaknya makan nasi beras biasa. 

Hal ini yang melatarbelakangi Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (Balitbangtan), Kementerian Pertanian, untuk membangun kawasan Model Diversifikasi Pangan di kampung Cireundeu, Kelurahan Leuwigajah, Kota Cimahi.

Konsep pengembangan model berbasis kawasan dengan komoditas utama yang diolah berupa singkong merupakan sebuah peluang untuk lebih dikembangkan dari aspek ketersediaan bahan baku, kualitas produk olahan, pemasaran dan pola konsumsi yang terintegrasi dengan baik di masyarakat.

Balitbangtan membina warga Cireundeu melalui bimbingan teknis budidaya dan pengolahan pascapanen singkong.

Dalam rangka menjamin ketersediaan bahan baku, peneliti Balitkabi, Kartika Noerwijati, memandu demplot budidaya singkong. 

Masyarakat Cireundeu diajarkan sistem tanam tumpang sari singkong dan kacang tanah, tidak hanya memberikan manfaat dari aspek ekonomi tapi juga untuk meningkatkan nilai gizi protein dan lemak dari aneka produk olahan singkong yang dihasilkan. 

Sedangkan untuk memperbaiki kualitas produk olahan singkong, Peneliti BB Pascapanen, Heny Herawati, juga mengajarkan warga Cireundeu cara mengolah singkong menjadi tepung, cara membuat mie dan pasta dari singkong dan juga mengajarkan warga cara mengolah rasi baru. 

Pembangunan Kawasan Diversifikasi Pangan di Kota Cimahi ini, dapat terealisasi dengan baik karena adanya dukungan dari Pemerintah Kota Cimahi.

 “Kolaborasi yang baik antara Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Cimahi dengan Balitbangtan membuat kawasan diversifikasi pangan berbasis singkong di Kota Cimahi ini dapat terealisasi dan hasilnya cukup baik,” kata Heny.

Sumber: Henny Herawati


Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)