logo rilis
Bak Pengantin, Jokowi-Iriana Naik Kereta Kuda di Festival Keraton
Kontributor
Zulhamdi Yahmin
29 Oktober 2018, 18:30 WIB
Bak Pengantin, Jokowi-Iriana Naik Kereta Kuda di Festival Keraton
FOTO: Humas Kemenpar

RILIS.ID, Jakarta— Presiden Joko Widodo dan Ibu Negara, Iriana diarak bak pengantin saat membuka Festival Keraton dan Masyarakat Adat ASEAN (FKMA) 2018 di Kabupaten Sumenep, Pulau Madura, Jawa Timur, Minggu (28/10/2018) kemarin. 

Pasalnya, keduanya menggunakan pakaian Jawa serba hitam dan diarak menggunakan kereta kuda kencana milik Kesultanan Kasepuhan Cirebon.

"Ini momen yang baik karena bertepatan dengan peringatan Hari Sumpah Pemuda. Di momen inilah kita harus menjaga persatuan, kerukunan antara kita. Apalagi Indonesia terdiri dari banyak suku, agama dan ras. Kita harus jaga kebudayaan yang sudah kita pegang," kata Jokowi melalui siaran persnya kepada di Jakarta, Senin (29/10/2018). 

Jokowi berharap, bangsa Indonesia ini tidak kehilangan identitas di tengah pesatnya pertumbuhan teknologi. 

Menurut orang nomor satu di Indonesia ini, kemajuan teknologi jangan sampai meninggalkan identitas budaya nasional. 

"Untuk itu kita harus sama-sama menyikapinya. Dengan tidak menyampaikan ujaran kebencian, berita bohong, dan sebagainya. Justru kita harus saling mendukung untuk bangsa," ujarnya. 

FKMA 2018 sendiri akan berlangsung hingga 31 Oktober mendatang. 

Ketua Forum Silaturahmi Keraton Nusantara (FSKN), Pangeran Raja Arief Adipati Natadiningrat, kegiatan ini digelar untuk memperkuat silaturahim antarkeraton.

"Indonesia terdiri dari banyak kerajaan. Melalui even ini, kita semua semua bersatu. Kita hilangkan perbedaan. Kita bersilaturahmi," ungkapnya.

Sementara itu, Menpar Arief Yahya juga menyambut baik pelaksanaan Festival Keraton Nusantara dan Masyarakat Adat Asean karena memiliki dampak yang sangat positif bagi pariwisata Indonesia.

"Wisatawan mancanegara sudah pasti terlibat dalam kegiatan ini. Sebab, melibatkan sejumlah negara Asia Tenggara sebagai peserta. Bahkan kerajaan di Pakistan dan Belgia juga terlibat. Ini luar biasa. Secara pariwisata, Sumenep sangat terangkat," paparnya.

Dalam kesempatan itu, Menpar Arief Yahya menggunakan busana khas masyarakat Banyuwangi dengan ikat kepala hitam. 

Editor:




Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)





2019 | WWW.RILIS.ID