logo rilis
Bahas Ojol, DPR Akan Panggil Menkominfo 
Kontributor
Nailin In Saroh
24 April 2018, 02:15 WIB
Bahas Ojol, DPR Akan Panggil Menkominfo 
Aksi unjuk rasa '234 Ojek Online NKRI' di depan gerbang Gedung DPR/MPR RI. FOTO: RILIS.ID/Indra Kusuma

RILIS.ID, Jakarta— DPR akan memanggil Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo), untuk membahas aspirasi yang disampaikan oleh ribuan pengemudi ojek online (ojol) saat unjuk rasa di depan gerbang gedung DPR/MPR, Jakarta, Senin (24/4/2018).

"Komisi I DPR dan Komisi V DPR bisa melakukan Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) bersama Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo), Kementerian Perhubungan (Kemenhub) dan PPTJDI untuk membahas permasalahan yang dihadapi oleh pengemudi ojek online ini," kata Ketua DPR RI, Bambang Soesatyo, melalui pesan Whatsapp di Jakarta.

Bamsoet juga meminta Komisi V DPR untuk mengkaji kemungkinan dilakukannya revisi Undang-Undang Nomor 22 tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, mengingat banyaknya perkembangan yang terjadi saat ini, belum diakomodir dalam Undang-Undang tersebut.

Sebelumnya, pengemudi ojek online yang tergabung dalam Gerakan Aksi Roda dua (Garda) melakukan aksi unjuk rasa '234 Ojek Online NKRI' di depan gerbang Gedung DPR/MPR RI.

Ribuan pengemudi ojek online dari perusahaan aplikasi Grab dan Go-Jek ini menyampaikan tuntutannya terkait regulasi dan peningkatan insentif yang dinilai terlalu kecil.

"Insentif dari perusahaan terlalu kecil. Kami minta kembali seperti sebelumnya yakni Rp4.000 per kilometer. Sekarang ini terlalu kecil, cuma Rp1.600 per kilometer," kata Surya, salah satu pengemudi ojek online asal Grogol.

Editor: Kurniati


Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)