logo rilis
Bagusnya Kemenag Bikin Pedoman Dakwah
Kontributor
Nailin In Saroh
23 Mei 2018, 14:30 WIB
Bagusnya Kemenag Bikin Pedoman Dakwah
Menteri Agama Lukman Hakim Saefuddin. FOTO: RILIS.ID/Indra Kusuma

RILIS.ID, Jakarta— Rencana Kementerian Agama (Kemenag) menambah nama-nama mubalig dari 200 daftar yang direkomendasikan pemerintah, dinilai tak akan menyelesaikan polemik di masyarakat.

"Sebelumnya, saya telah meminta daftar 200 nama mubaligh itu dicabut, bukan menambah daftar nama-nama mubalig," kata Ketua Komisi VIII DPR RI, Ali Taher pada Rabu (23/5/2018).

Ia meminta Kemenag mempertimbangkan kembali rencana tersebut. Menurutnya, Kemenag cukup mengeluarkan pedoman cara penyampaian dakwah yang baik bagi para mubalig sesuai kriteria dan persyaratan Kemenag. 

Pedoman itu, kata dia, agar bagaimana para mubalig menyampaikan Islam yang moderat dan mengedepankan nilai-nilai toleransi dan kebangsaan. 

"Sehingga, tidak perlu mengeluarkan daftar nama-nama yang justru menimbulkan pro dan kontra di masyarakat," jelas Ali.

Ia mengungkapkan, usulan soal pencabutan nama-nama mubalig ini juga telah ia sampaikan ke Kemenag. 

Tujuan pencabutan daftar nama-nama mubalig ini untuk mempertimbangkan pembahasan bersama antara Kemenag, Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan Komisi VIII yang membidangi bidang keagamaan.
 

Editor: Andi Mohammad Ikhbal


500
komentar (0)