logo rilis
Bagaimana Kalau Kedua Pasangan Capres Saling Membela? Begini Kata Pengamat
Kontributor

24 September 2018, 19:30 WIB
Bagaimana Kalau Kedua Pasangan Capres Saling Membela? Begini Kata Pengamat
ILUSTRASI: RILIS.ID/Dendi Supratman.

RILIS.ID, Jakarta— Pengamat politik, Emrus Sihombing, mengusulkan dua pasangan capres-cawapres untuk saling membela satu sama lain ketika pesaingnya didera isu hoaks atau kabar bohong.

"Jika terjadi hoaks atau 'hate speech' harusnya pasangan calon lain yang maju membela ke permukaan dengan menyatakan ketidaksetujuannya atas hoaks yang mendera pesaingnya," kata Emrus seperti dilansir Antara dalam diskusi di Jakarta pada Senin (24/9/2018).

Ia mengatakan, praktik saling membela ini terjadi dalam Pemilu di Amerika Serikat. Para kontestan ingin memastikan Pemilu berjalan adil dengan cara membela apabila pesaingnya didera isu hoaks.

Dia mengatakan, untuk menciptakan pemilu yang kondusif, maka harus dieliminasi potensi adanya penumpang gelap yang memperkeruh suasana.

"Misalnya, Pak Jokowi-Ma'ruf Amin dengan Pak Prabowo-Sandiaga Uno, lakukanlah silaturahim sekali dalam seminggu. Tentu kan bagus sekali kalau itu terjadi, sehingga ketika polarisasi tercipta di masyarakat, orang bisa merujuk kepada kedua pimpinannya tersebut," ujarnya.




Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)





2019 | WWW.RILIS.ID