logo rilis

Awas! Buka Situs Porno Bisa Ditangkap Satpol PP
Kontributor
Elvi R
26 Maret 2018, 03:30 WIB
Awas! Buka Situs Porno Bisa Ditangkap Satpol PP
ILUSTRASI: Istimewa

RILIS.ID, Mataram— Satuan Polisi Pamong Praja Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat, diminta melakukan razia telepon genggam siswa untuk mengantisipasi disimpannya berbagai situs pornografi.

"Kami berharap Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) bisa masuk ke sekolah-sekolah yang berpotensi memiliki situs-situs pornografi dalam aplikasi dalam telepon genggam mereka," kata Asisten I Setda Kota Mataram Lalu Martawang di Mataram, Minggu (25/3/2018).

Menurutnya, razia telepon genggam kepada kalangan pelajar itu tidak melanggar hak asasi karena upaya tersebut dimaksudkan untuk melindungi generasi penerus bangsa dari berbagai pengaruh negatif.

Selain itu, razia telepon genggam menjadi bagian dalam upaya mencegah terjadinya perkawinan anak yang perlu diperhatikan dan ini menjadi salah satu penilaian mewujudkan Mataram sebagai kota layak anak (KLA) 2018.

"Untuk itu, Satpol PP sekali waktu merazia telepon genggam siswa dengan datang ke sekolah kemudian mengumpulkan telepon genggam siswa dan cek satu persatu, kalau ada ditemukan menyimpan konten pornografi, segera dihapus dan dilakukan pembinaan terhadap siswa tersebut," katanya.

Menanggapi hal itu, Kasatpol PP Kota Mataram Bayu Pancapati mengatakan, razia telepon genggam, selama ini diserahkan ke Dinas Pendidikan.

"Jika aparat dari Dinas Pendidikan dalam hal ini para guru dan kepala sekolah tidak mampu melakukannya, barulah kami bisa berperan membantu," katanya.

Dia menilai, razia telepon genggam secara langsung ke sekolah-sekolah dengan menggunakan pakaian dinas lengkap adalah perilaku kurang baik. Karena bisa menimbulkan rasa takut dan mengganggu aktivitas belajar mengajar.

"Kita bukannya tidak taat perintah, tapi lebih melihat kepada kewenangan tugas dan dampak yang ditimbulkan jika aparat kami turun tangan," ujarnya.

Sumber: ANTARA


Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)