logo rilis

Atribut Demokrat Dirusak Lawan Politik?
Kontributor
Zulhamdi Yahmin
17 Desember 2018, 13:30 WIB
Atribut Demokrat Dirusak Lawan Politik?
ILUSTRASI: RILIS.ID/Hafidz Faza

RILIS.ID, Jakarta— Peneliti Pusat Penelitian Politik, LIPI, Wasisto Raharjo Jati, menilai, pelaku perusakan atribut Partai Demokrat di Pekanbaru, Riau, bisa saja dilakukan oleh lawan politik.

Menurut dia, perusakan atribut dan bendera itu telah menunjukkan bahwa gejala kampanye hitam sudah makin intens menjelang Pemilu 2019 ini.

"Biasanya demikian (dilakukan lawan politik). Itu digunakan untuk menjatuhkan mental rival secara psikologis dengan aksi vandalisme intimidatif tersebut," katanya kepada rilis.id, Senin (17/12/2018).

Wasisto mengatakan, praktik perusakan atribut partai itu tidak hanya terjadi pada Demokrat. Pasalnya, menurut dia, semua parpol juga hampir pernah mengalami permasalahan tersebut.

"Hanya saja dilihat bagaimana respons elite parpol bersangkutan menanggapi dan seberapa vital posisi parpol tersebut dalam pemilu nanti," ujarnya.

Sementara itu, Wasekjen Demokrat, Putu Supadma Rudana, merasa prihatin atas terjadinya perusakan atribut yang dialami partainya tersebut. Menurutnya, perilaku tersebut telah mencoreng proses demokrasi yang telah dibangun selama ini.

"Tentu kita pahami, rakyat semakin cerdas untuk melihat bagaimana kondisi negerinya, Demokrat tentu terus akan membangun bersama politik yang santun, baik dan bermartabat," ungkap Putu.

Dia menegaskan, partainya akan selalu menjadi yang terdepan dalam mengawal kelangsungan demokrasi di Indonesia. Terlebih, apabila keadilan mulai terkoyak-koyak.

"Sejarah baru akan ditorehkan, tidak boleh ada pihak-pihak ataupun kelompok apalagi penguasa untuk menekan pihak lainnya yang lemah," tandasnya.

Editor: Elvi R




Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)





2019 | WWW.RILIS.ID