logo rilis
AS Tolak Bersikap soal Pembunuhan Jurnalis Palestina oleh Israel
Kontributor

11 April 2018, 16:29 WIB
AS Tolak Bersikap soal Pembunuhan Jurnalis Palestina oleh Israel
Warga Palestina dan jurnalis mengiringi jasad jurnalis Yaser Murtaja. FOTO: AP/Mohammed Talatene

RILIS.ID, Washington— Juru Bicara Departemen Luar Negeri Amerika Serikat (AS) Heather Nauert menghindari bersikap soal pembunuhan jurnalis Palestina Yaser Murtaja (30) oleh penembak jitu Israel.

Juru Bicara Departemen Luar Negeri AS, yang kerap membuat pernyataan sehubungan dengan kebebasan pers di banyak negara dalam konferensi pers harian, bungkam soal wartawan yang dibunuh oleh Israel.

"Kami mengetahui laporan tentang tewasnya seorang wartawan yang bertugas dalam bentrokan di Gaza. Saya tidak memiliki rincian tentang kasus ini, namun saya dapat mengatakan bahwa kami memantaunya,” kata Nauert, kemarin (10/4/2018).

Ketika ditanyai komentarnya soal tentara Israel yang menargetkan jurnalis, Nauert membuat pernyataan yang tidak berhubungan dengan pertanyaan itu.

“Saya dapat mengatakan bahwa kami telah menyerukan penekanan baru pada dialog damai, mencoba untuk membawa dua pihak kembali untuk berbicara tentang masa depan perdamaian antara Israel dan Palestina. Dan tentu saja kejadian pekan lalu telah sangat mengganggu,” ucap Nauert.

Sebelumnya, Menteri Pertahanan Israel Avigdor Lieberman mengklaim bahwa Murtaja adalah anggota Hamas “sejak lama”.

Seorang wartawan Palestina, Yaser Murtaja, terluka setelah ditembak oleh tentara Israel saat meliput aksi Great Return March pada 6 April. Murtaja meninggal beberapa jam setelah tertembak.

Sumber: Anadolu Agency




Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)





2019 | WWW.RILIS.ID