logo rilis
AS Kian Perhitungan Usai Tak Didukung PBB soal Yerusalem
Kontributor
Syahrain F.
29 Maret 2018, 19:05 WIB
AS Kian Perhitungan Usai Tak Didukung PBB soal Yerusalem
Duta Besar AS untuk PBB Nikki Haley. FOTO: AFP

RILIS.ID, New York— Amerika Serikat (AS) mengatakan tidak akan membiayai lebih dari 25 persen anggaran pemeliharaan perdamaian PBB.

Nikki Haley, utusan AS untuk PBB, mengumumkan kabar itu dalam rapat Dewan Keamanan terkait pemeliharaan perdamaian.

"AS sudah lama menjadi penyumbang dana terbesar untuk operasi pemeliharaan perdamaian PBB. Hal itu tidak akan berubah, namun perdamaian adalah tanggung jawab yang harus dipikul bersama," jelas Haley. 

"Satu negara saja tidak bisa mendanai lebih dari seperempat anggaran pemeliharaan perdamaian PBB, dan kami menyambut baik upaya untuk mendanai operasi itu secara adil antara negara-negara anggota," lanjutnya.

AS mendanai 28,5 persen dari total anggaran pemeliharaan perdamaian PBB sebelum pengumuman itu.

Haley mengatakan, Washington akan memastikan perubahan itu dilakukan dengan adil dan masuk akal untuk melanjutkan operasi pemeliharaan perdamaian.

Administrasi Presiden Donald Trump sebelumnya mengeluh bahwa AS memberikan dana terlalu banyak kepada PBB.

Saat ini, tengah berlangsung 15 operasi pemeliharaan perdamaian, dan PBB memiliki anggaran sebanyak US$6,8 miliar untuk periode 2017-2018.

Pada tahun sebelumnya, anggaran itu bernilai US$7,9 miliar, namun Washington bersikeras menekan dana.

Pemotongan anggaran AS mulai diberlakukan setelah sebagian besar negara anggota PBB menolak mendukung keputusan Trump yang mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel.

Sumber: Anadolu Agency


500
komentar (0)