logo rilis

Arah Politik Keluarga Gus Dur Dinilai Belum Tentu Diikuti Semua Nahdliyyin
Kontributor
Zulyahmin
28 September 2018, 16:00 WIB
Arah Politik Keluarga Gus Dur Dinilai Belum Tentu Diikuti Semua Nahdliyyin
Yenny Wahid. FOTO: RILIS.ID/Indra Kusuma

RILIS.ID, Jakarta— Putri Presiden ke-4 Abdurrahman Wahid (Gus Dur), Yenny Wahid beserta keluarga Gusdurian telah memutuskan dukungannya kepada pasangan Joko Widodo-Ma'ruf Amin di Pilpres 2019.

Meski begitu, menurut peneliti dari Forum Studi Media dan Komunikasi Politik Indonesia (Formasi), Muhammad Taufik Rahman, dukungan Yenny dan Gusdurian itu belum tentu diikuti oleh semua warga Nahdlatul Ulama (NU), atau Nahdliyyin.

"Sikap politik keluarga Gus Dur bukan jaminan akan diikuti semua Nahdliyyin di akar rumput," kata Taufik kepada rilis.id, Kamis (27/9/2018).

Dia menjelaskan, warga NU kultural yang berada di kampung-kampung memiliki patron dan panutan sendiri, yakni para kiai. Menurutnya, kiai-kiai itu lah yang bisa mengarahkan para warga kultural NU di kampung-kampung tersebut dalam menentukan pilihannya di Pilpres 2019.

"Peran kiai NU di desa-desa seperti kerajaan-kerajaan kecil. Mereka punya kekuatan menentukan pilihannya sendiri," ujarnya.

Taufik melanjutkan, para kiai di kampung-kampung juga belum tentu mengikuti pilihan politik para elit NU di struktural maupun kultural. Pasalnya, ada sejumlah faktor yang akan menjadi penentu pilihan politik dari para kiai NU di kampung-kampung tersebut.

"Salah satunya karena faktor ekonomi," lanjut dia.

Menurut Taufik, keluarga Gus Dur dan Gusdurian merupakan kelompok minoritas moderat di NU. Sehingga, imbuh dia, dukungan itu tidak terlalu berdampak signifikan terhadap elektoral Jokowi-Amin.

"Dukungan ini hanya meningkatkan soliditas suara yang sudah ada," pungkasnya.

Editor: Elvi R




Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)





2019 | WWW.RILIS.ID