logo rilis

Aplikasi Lunasbos, Pencatat Utang Dua Arah 
Kontributor
Ibrahim
27 April 2018, 14:43 WIB
Aplikasi Lunasbos, Pencatat Utang Dua Arah 
Ilustrasi aplikasi untuk menagih utang / Google

RILIS.ID, — Sebuah startup bernama Lunasbos, secara resmi telah diperkenalkan sebagai salah satu aplikasi financial technology di Indonesia. Dengan berbasis aplikasi telepon pintar, Lunasbos diharapkan
bisa menjadi solusi bagi permasalahan utang – piutang kalangan milenial di Indonesia.

Aplikasi Lunasbos secara sederhana menyediakan layanan pencatatan utang dua arah dengan notifikasi pengingat untuk memudahkan penagihan dan mengingatkan jika masih memiliki pinjaman.

CEO Lunasbos Adjie Purbojati kepada rilis menceritakan ide awal pengembangan aplikasi tersebut bermula dari pengalaman pribadinya yang memiliki permasalahan utang-piutang kepada temannya. Utang yang sudah jatuh tempo tak kunjung dibayarkan, dan perasaan tidak enak hati untuk menagih adalah permasalahan ini yang coba diselesaikan dengan Lunasbos.

Menurut Adjie, aplikasi Lunasbos saat ini masih berstatus Beta, masih banyak fitur yang masih dalam proses penyempurnaan. Dengan mengumpulkan anggota tim yang berkantor di Yogyakarta, Adjie berharap Lunasbos bisa semakin baik dalam hal User Experience sehingga pengguna nyaman untuk menggunakannya setiap hari.

Meskipun aplikasi Lunasbos mengusung konsep yang sederhana, tetapi Adjie tetap optimis aplikasinya bisa diterima di masyarakat. Terlebih ia juga menyediakan solusi untuk kalangan bisnis dengan fungsi yang serupa, pencatatan keuangan atau utang dua arah.

“Saya sangat yakin, karena ini berangkat dari permasalahan akar rumput serta Lunasbos selalu mempelajari user experience agar penggunaan aplikasi dapat maksimal,” ujar Adjie optimis.

Adjie juga menerangkan bahwa ada beberapa fitur utama yang saat ini ada di versi beta Lunasbos. Antara lain pencatat keuangan dua arah dan notifikasi atau pengingat jatuh tempo. Ke depan juga akan menyusul beberapa fitur lainnya seperti fitur untuk menagih utang.

“Karena utang itu bentuknya bukan cuma uang ya, jadi nantinya akan ada utang dalam bentuk peminjaman barang dan utang janji. Biar nggak pada suka ingkar janji lagi,” tambah dia.

Hingga saat ini, Adjie dan timnya tengah berupaya memperbaiki kualitas aplikasi dan juga terus memperbaiki kekurangan-kekurangan yang ada. Untuk pengembangan selanjutnya Lunasbos juga sudah menyediakan versi bisnis yang menargetkan perusahaan-perusahaan multi-finance.

“Fitur yang ada di Lunasbos seperti penambahan data secara masal, pengoperasian lewat desktop, analisis dan pengolahan data sesuai dengan kebutuhan perusahaan. Kita juga memanfaatkan pengguna big data untuk memaksimalkan efektivitas pengiriman reminder dan untuk keperluan iklan,” terang Adjie.


Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)