logo rilis
Apakah Jokowi Terancam karena Hastag '#2019gantipresiden'?
Kontributor
Zulhamdi Yahmin
24 April 2018, 23:02 WIB
Apakah Jokowi Terancam karena Hastag '#2019gantipresiden'?
Presiden RI Joko Widodo. FOTO: RILIS.ID/Indra Kusuma.

RILIS.ID, Jakarta— Peneliti Center for Presidential Studies (CfPS) Departmen Ilmu Komunikasi UGM, Fathorrahman Hasbul menilai, hastag #2019gantipresiden bisa jadi ancaman bagi Presiden Joko Widodo. 

Karena, kata dia, hastag tersebut bisa menarik minat masyarakat, terutama yang selama ini tidak menyukai sang petahana tersebut. 

"Orang-orang yang tidak suka dengan Jokowi inilah, terutama di media sosial, dapat berperan sebagai agen perubahan politik melalui hastag tersebut. Lihat saja hari ini, pesan tersebut bergerak sedemikian cepat dan seketika," kata Fathorrahman kepada rilis.id, Selasa (24/4/2018).

Meskipun sederhana, ujar Fathorrahman, namun hastag itu bisa memberi pengaruh terhadap perubahan politik melalui pembentukan opini publik. Sehingga, hastag #2019gantipresiden akan semakin populer bila itu disepelekan Jokowi.

"Hastag tersebut memiliki dua kekuatan sekaligus, yakni melokalisir topik dan memfokuskan topik. Sehingga, kemudian masyarakat luas mudah memahami dan mengingatnya," ujar dia.

Diketahui, warganet belakangan ini sedang ramai membicarakan Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019. Pilihan mereka terpecah antara tetap mendukung Jokowi dan yang tak ingin calon petahana tersebut kembali terpilih sebagai kepala negara.

Instagram menjadi salah satu panggung netizen dalam menyuarakan aspirasi tersebut. Namun, rupanya banyak dari mereka yang menginginkan Jokowi tak lagi menang di Pilpres. Lewat hastag #2019gantipresiden, sebanyak 81.718 postingan. Sedangkan, #2019tetapjokowi hanya 9.913 postingan per hari ini (red. Selasa).

Editor: Andi Mohammad Ikhbal


500
komentar (0)