logo rilis

Apa Itu Virus Corona? Ini Penjelasan dan Ciri Cirinya..
Kontributor
Tari Oktaviani
22 Januari 2020, 13:00 WIB
Apa Itu Virus Corona? Ini Penjelasan dan Ciri Cirinya..
FOTO: Istimewa

RILIS.ID, Jakarta— Di luar negeri tengah dihebohkan dengan kehadiran jenis penyakit pneumonia baru yang diakibatkan dari virus corona. Mulanya virus ini muncul di Wuhan, Tiongkok. Namun kini menyebar ke beberapa negara Asia seperti Singapura, Korea Selatan dan Thailand. 

Melansir AFP, di Cina sendiri pun sudah teridentifikasi 218 orang terkena virus ini. Virus ini merupakan satu golongan dengan virus penyebab  Severe Acute Respiratory Syndrome (SARS) dan Middle East Respiratory Syndrome (MERS).

Pada umumnya virus corona ini tidak berbahaya. Namun patut diwaspadai jika sudah terkena parah. Pasalnya, melansir pemberitaan kompas.com dari Web MD, virus corona pernah menjadi penyebab meninggalnya 475 orang di Timur Tengah.

Lalu juga pernah menjadi penyebab MERS pada 2012 di Arab Saudi. Serta sejumlah orang dilaporkan meninggal akibat sindrom pernapasan akut   SARS pada 2003.

Virus ini umumnya mirip dengan gejala flu. Penderita biasanya mengalami pilek yang tidak berkesudahan. Namun bedanya, penderita virus corona ini mengalami sesak nafas yang akut.

Mengutip haluan.co, Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Kementerian Kesehatan RI, dr Anung Sugihantono, M.Kes mengatakan belum diketahui ditularkan melalui apa virus satu ini.

“Meski begitu, metode penularan penyakit ini belum diketahui secara pasti. Pun dengan vektor atau hewan pembawa yang menjadi perantara infeksi ke manusia,” jelas Anung.

Ia mengatakan meskipun mirip namun ada perbedaan antara penyakit pneumonia dengan penyakit yang disebabkan oleh virus corona.

Pertama, penderita mengalami infeksi saluran pernapasan akut berat disertai demam dan batuk.

Jika anda habis pulang dari luar negeri dan memiliki gejala demikian maka patut dicurigai penyakit itu disebabkan virus corona.

Selain itu ciri ciri lain yakni biasanya walau sudah dikasih obat flu namun tidak juga mereda dalam waktu yang lama.

Seseorang yang melakukan kontak erat dengan kasus positif terinfeksi nCoV, habis mengunjungi fasilitas pelayanan kesehatan di negara-negara terjangkit nCoV dan memiliki riwayat kontak dengan hewan atau mengunjungi pasar hewan di Wuhan, Cina juga rentan terkena penyakit satu ini.

Untuk menghindarinya, baiknya selalu rutin jaga kebersihan dan cuci tangan pakai sabun. Selain itu makan dan minum yang bergizi juga membantu anda kebal dari penyakit




Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)





2019 | WWW.RILIS.ID