logo rilis
Anies Diminta Evaluasi Pengangkatan Kembali Kepala UPT PKB Ujung Menteng
Kontributor

07 Juni 2018, 21:43 WIB
Anies Diminta Evaluasi Pengangkatan Kembali Kepala UPT PKB Ujung Menteng
Relawan Gerakan Boy Sadikin (Gebos), Tony Beno. FOTO: Dok. pribadi

RILIS.ID, Jakarta— Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, diminta menelusuri pengaktifan kembali Kepala Unit Pengelola Teknis Pengujian Kendaraan Bermotor (UPT PKB) Ujung Menteng, Deni Dwi Widodo. Disinyalir keputusan tersebut, sarat nuansa "nepotisme".

"Pengaktifan kembali Deni sebagai Kepala UPT PKB Ujung Menteng, penuh kejanggalan. Diduga, karena Deni dan Kepala Dinas Perhubungan, Andri Yansyah, berasal dari almamater sama," ujar Relawan Gerakan Boy Sadikin (Gebos), Tony Beno, di Jakarta, Kamis (7/6/2018).

Padahal, dia mengingatkan, Deni sempat dinonaktifkan secara tiba-tiba sebelumnya. Diduga, terkait pungutan liar dalam pengujian kendaraan bermotor (kir).

Mulanya, oknum pegawai PKB Ujung Menteng terjaring operasi tangkap tangan (OTT) Tim Satuan Tugas Sapu Bersih Pungutan Liar (Satgas Saber Pungli), kala meminta bayaran Rp500 ribu untuk uji kir. Tarif resminya Rp80 ribu-Rp87 ribu.

Berdasarkan pengusutan Tim Saber Pungli, ternyata praktik culas tersebut melibatkan pimpinan PKB Ujung Menteng. Masalah ini, pun sempat dibahas dalam rapat pimpinan Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Timur.

Wali Kota Bambang Musyawardana kemudian, memerintahkan bagian kepegawaian mengusulkan Deni dibebastugaskan. "Entah mengapa, Andi kembali mengaktifkan Deni sebelum bulan puasa.  Saya harap, Pak Gubernur mengevaluasinya, karena dikhawatirkan ada persekongkolan, 'main mata'," pungkas Beno.


Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)