logo rilis
Anies Dianggap Tak Sungguh-sungguh Hentikan Reklamasi Jakarta
Kontributor
Fatah H Sidik
25 April 2018, 18:00 WIB
Anies Dianggap Tak Sungguh-sungguh Hentikan Reklamasi Jakarta
Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan. FOTO: RILIS.ID/Indra Kusuma.

RILIS.ID, Jakarta— Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, dianggap tak sungguh-sungguh menghentikan reklamasi di Ibu Kota. Pasalnya, langkah penghentian tak tertuang dalam Rancangan Peraturan Daerah tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (Raperda RPJMD) 2018-2022.

"Langkah yang dilakukan Pemprov DKI Jakarta, hanya berupa melakukan kajian pemetaan atau audit reklamasi yang berkaitan dengan pengelolaan dan pengendalian kondisi lingkungan di lokasi reklamasi," demikian bunyi siaran pers Koalisi Selamatkan Teluk Jakarta (KSTJ) kepada rilis.id di Jakarta, Rabu (25/4/2018).

Hal tersebut, bagi KSTJ, bertolak belakang dengan janji Anies pada Pemilihan Gubernur (Pilgub) DKI 2017. Padahal, telaha banyak kajian terkait dampak buruk pembangunan pulau palsu.

"Sehingga, sudah seharusnya Gubernur DKI Jakarta melakukan tindakan yang lebih strategis dan jelas untuk menghentikan reklamasi," tegasnya.

Misalnya, menghapus pasal-pasal mengenai reklamasi dalam Raperda Rencana Zonasi Wilayah Pesisir dan Pulau-pulau Kecil (RZWP3K). 

Lalu, menginisiasi peraturan daerah turunan dari Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2016 tentang Perlindungan dan Pemberdayaan Nelayan dan mengatur kawasan Teluk Jakarta sebagai kawasan konservasi dan zona tangkap nelayan.

Kemudian, mencabut Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 206 Tahun 2016 dan Pergub Nomor 137 Tahun 2017. Keduanya mengatur panduan rancang kota pulau C, D, dan G. 

Selanjutnya, memulihkan lingkungan hidup Teluk Jakarta, termasuk pulau-pulau yang terbentuk dan memulihkan hak-hak nelayan korban reklamasi.

"Melakukan penegakkan hukum berupa pemberian sanksi terhadap bangunan-bangunan yang telah berdiri di atas pulau D yang tidak memiliki dasar hukum," tuntasnya.

Editor: Andi Mohammad Ikhbal


Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)