logo rilis

Anies Bikin Piala Gubernur Saja
Kontributor

18 Februari 2018, 21:19 WIB
Anies Bikin Piala Gubernur Saja
FOTO: RILIS.ID/Indra Kusuma.

Malangnya nasib Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan. Semua bermula dari beredarnya rekaman video, di mana bapak nomor satu di Jakarta ini dihalang-halangi Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) saat hendak turun ke stadion, mendampingi penyerahan Piala Presiden 2018.

Sebenarnya, Anies hanya ingin mendampingi Presiden RI, Joko Widodo (Jokowi) yang hendak menyerahkan piala tersebut kepada sang jawara lapangan, Persija, pada Sabtu, 17 Februari malam. Tapi, mengapa ada larangan dari protokoler Istana? Ini gubernur lho...

Berdasarkan kabar, menghalang-halangi Anies melanggar Pasal 13 Undang-Undang No. 9 Tahun 2010 tentang Keprotokolan. Karena, acara resmi yang dihadiri kepala negara atau wakilnya, pejabat tuan rumah harus mendapingi. Terus, Anies ini kan kepala daerah, bukan camat.

Di tambah tersinggungnya fans dari klub sepak bola berjulukan Macan Kemayoran itu, Dhani Firdaus. Ia melayangkan surat terbuka yang beredar di media sosial. Dirinya protes karena nama Anies tak disebutkan oleh Ketua Panitia (SC) Piala Presiden, Maruarar Sirait.

Lagi-lagi dikaitkan dengan tahun politik. Kata Dhani, mungkin panitia khawatir menyandingkan Anies dan Jokowi. Sebab, berdasarkan survei, sang gubernur ini adalah penantang terkuat pak Presiden di Pilpres 2019 mendatang. Kepikiran aja si Dhani.

Tapi, namanya juga tahun politik. Hal kecil aja disinggung ke masalah pemilu. Dari pada ribut-ribut, mendingan Anies besok bikin saja laga kejuaran tandingan. Misal, Piala Gubernur. Fair.

Anies sih bilang dia gak terlalu peduli dengan larangan tersebut. Kata dia, yang penting Persija menang. Ya, memang klub itu berhasil mengalahkan telak lawannya, Bali United dengan skor 3:0. Terus, kenapa isu ini seolah-olah "digoreng" mengadu domba ke arah politik?

Ketua Steering Committee (SC) Piala Presiden 2018, Maruara Sirait, juga menyatakan kalau persoalan ini hanya dibesar-besarkan saja. Karena, banyak pejabat tinggi negara yang tidak turun ke stadion. Dan, enggak masalah. Menurut dia, yang kayak begini malah terkesan ganjil.

Pria yang akrab disapa Ara ini meminta, jangan ada yang mengadu domba antara Jokowi dan Anies. Apalagi menurutnya, kedua tokoh itu telah bersahabat sejak lama. Baik Anies maupun Jokowi, keduanya sama-sama tidak sedang bermasalah, sehingga gak perlu diperpanjang.

Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden, Bey Machmudin, lewat siaran persnya juga mengatakan, tidak ada arahan apapun dari Presiden Jokowi atas larangan tersebut. Pun ini dianggapnya bukan acara kenegaraan. Jadi, aturan UU Protokol tak berlaku.




Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)





2019 | WWW.RILIS.ID