logo rilis
Anggota MPR: Ulama adalah Pemersatu Bangsa
Kontributor
Nailin In Saroh
22 September 2020, 21:00 WIB
Anggota MPR: Ulama adalah Pemersatu Bangsa
Anggota MPR Junaidi Auly dalam Agenda Sosialisasi Empat Pilar Berbangsa dan Bernegara di Desa Raman Endra, Raman Utara, Lampung Timur, Selasa, (22/9/2020). FOTO: Istimewa

RILIS.ID, Jakarta— Dalam tiga tahun terakhir ada beberapa kasus penyerangan fisik seperti penusukan terhadap ulama dan mubaligh di Indonesia, terbaru yaitu penusukan atau percobaan pembunuhan yang dialami oleh Syekh Ali Jaber di Lampung. Umat Islam sangat kecewa dan prihatin atas kejadian yang menimpa beberapa ulama.

Anggota MPR RI Fraksi PKS Junaidi Auly mengatakan bahwa, "Peran ulama bukan hanya sebagai guru yang mengajak pada kebaikan, lebih dari itu peran ulama sangat penting yaitu menjadi pemersatu bangsa dengan menjaga keutuhan dan persatuan bangsa," ujar Junaidi dalam Agenda Sosialisasi Empat Pilar Berbangsa dan Bernegara di Desa Raman Endra, Raman Utara, Lampung Timur, Selasa, (22/9/2020)

Menurutnya, Ulama memiliki andil yang besar dalam merebut kemerdekaan hingga negara ini menjadi Negara Kesatuan Republik Indonesia. Oleh karena itu, Junaidi berharap negara hadir dan memberikan perhatian serius dalam perlindungan Ulama atau tokoh agama manapun.

Junaidi mengatakan, agar kejadian serupa tidak terulang kembali harus ada regulasi yang menjamin perlindungan terhadap tokoh agama. Hal itu penting karena tokoh agama berhak memperoleh perlindungan dari tindakan kekerasan baik fisik maupun non fisik dan juga persekusi, karena eksistensi mereka sangat strategis dalam memberikan pemahaman tentang kerukunan antar umat beragama.

Selain itu, Legislator PKS asal Lampung ini menegaskan bahwa empat pilar harus dipahami dan diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari oleh kita sebagai anak bangsa dan harus dilengkapi dengan menghidupkan nilai-nilai agama sehingga tidak muncul lagi aksi kejahatan yang merugikan masyarakat.

"Pancasila harus beriringan dengan nilai agama dalam menjalani kehidupan agar radikalisme, terorisme dan kejahatan lainnya tidak lagi berkembang di negeri ini," tutup Junaidi.


Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)


2020 | WWW.RILIS.ID