logo rilis
Anggota Komisi VI DPR RI Sebut Perusahaan BUMN Banyak yang 'Dirampok', Kok Bisa?
Kontributor
Elvi R
17 Desember 2019, 17:30 WIB
Anggota Komisi VI DPR RI Sebut Perusahaan BUMN Banyak yang 'Dirampok', Kok Bisa?
Anggota DPR Komisi IV Mohamad Toha. FOTO: Istimewa

RILIS.ID, Jakarta— Anggota Komisi VI DPR RI Mohamad Toha mengungkapkan selama ini beberapa perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dirampok oleh orang dalamnya.

"Ya, selama ini memang perusahaan-perusahaan BUMN dirampok orang dalamnya sendiri. Indikasinya jelas, kalau perusahaan BUMN itu rugi tiap tahun, ada yang tidak beres dalam manajemen operasionalnya," papar Toha ditemui di Gedung DPR/MPR/DPD RI, Selasa (17/12/2019).

Tidak hanya perusahaan yang merugi, BUMN yang untung pun kerap menjadi bancakan orang dalam.

"Mereka mengeruk keuntungan dengan menjual produk atau jasa dengan harga yang mahal yang merugikan masyarakat," ucap politisi PKB ini.

Karena itu, Toha mendukung penuh langkah Menteri BUMN Erick Thohir yang tengah menata kembali semua perusahaan plat merah.

"Saya dukung langkah Pak Erick bersih-bersih BUMN. Beliau ini kan backround-nya pengusaha kelas global, jadi tahu betul mana perusahaan yang sehat, dan mana yang hanya menguntungkan orang dalamnya sendiri," tegas Toha.

Diketahui, sejak menjabat sebagai Menteri BUMN Erick Thohir gencar melakukan perubahan besar-besaran di tubuh perusahaan BUMN. 

Tak hanya bongkar pasang direksi, Erick juga menyoroti perusahaan BUMN yang berbisnis di luar inti perusahaan atau core business.

Erick juga menilai keberadaan anak, cucu, hingga cicit perusahaan BUMN memboroskan, dan hanya menguntungkan jajaran direksi perusahaan semata.




Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)





2019 | WWW.RILIS.ID