logo rilis
Anggap Inflasi Positif, Kemampuan Herman HN Diragukan
Kontributor
Fatah H Sidik
08 April 2018, 22:15 WIB
Anggap Inflasi Positif, Kemampuan Herman HN Diragukan
Calon Gubernur Lampung, Herman HN (tengah), saat mengambil undian pertanyaan yang harus dijawab sesi visi-misi pada Debat Publik Pilgub 2018 KPU Lampung di Ballroom Novotel, Bandarlampung, Sabtu (7/4/2018). FOTO: RILISLAMPUNG.ID/El Shinta

RILIS.ID, Jakarta— Pengamat politik Universitas Lampung (Unila), Yusdianto, menyayangkan jawaban calon Gubernur nomor urut 2, Herman HN, saat debat kandidat perdana di Bandarlampung, Sabtu (7/4/2018). Sebab, jawabannya menyiratkan inflasi sebagai hal positif.

Menurutnya, hal tersebut menunjukkan kapasitas jagoan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) itu belum mampu menerjemahkan persoalan yang ada. "Semestinya ungkapan (jawaban, red) merupakan personifikasi dari calon yang bersangkutan," ujarnya saat dihubungi rilis.id di Jakarta, Minggu (8/4).

Baca: Ditanya Inflasi, dengan Tersenyum Cagub Lampung Ini Bilang...

Karenanya, Yusdianto pesimis, Herman HN mampu menjawab tantangan Lampung bila menjadi Gubernur nantinya. "Bagaimana mungkin bisa membawa pembangunan Lampung lebih baik, sementara secara personifikasi tidak mampu memberikan jawaban layak didengar, diterima," jelasnya.

Dia menambahkan, beberapa kandidat juga tak menganggap debat kandidat sebagai hal serius untuk menarik pemilih mencoblosnya nanti di Tempat Pemungutan Suara (TPS). "Rata-rata calon anggap debat sebuah formalitas prosedur," tegasnya.

Baca: Inflasi Bandarlampung: Tertinggi di Awal 2018

Padahal, Yusdianto mengingatkan, debat merupakan ruang bagi kontestan menjabarkan visi-misi dalam membangun Lampung. Dengan begitu, masyarakat mengetahui kapasitas, kualitas, dan kapabilitas tiap calon.

"Kita cukup sayangkan calon-calon nomor urut 2, nomor urut 3 tidak menampilkan hal-hal yang menjadi tema debat, jawaban-jawaban sesuai pertanyaan debat," tuntasnya. Nomor urut 3 adalah pasangan Arinal-Nunik.


500
komentar (0)