logo rilis
Andi Surya: Cek Jabatan Kakanwil dan Rektor UIN se-Indonesia
Kontributor
RILIS.ID
26 Maret 2019, 10:02 WIB
Andi Surya: Cek Jabatan Kakanwil dan Rektor UIN se-Indonesia
Anggota MPR/DPD RI, Andi Surya. FOTO: ISTIMEWA

RILIS.ID, Bandarlampung— Kasus dugaan jual beli jabatan di lingkungan Kementerian Agama (Kemenag) dengan tersangka mantan ketua PPP, Romarhurmuziy (Rommy) terus bergulir.

Jumat (22/3/2019), Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah memanggil Kiai Asep Saifuddin Chalim sebagai saksi kasus itu.

Rommy menyebut ulama ini sebagai salah satu yang memberikan rekomendasi pengisian jabatan Kepala Kanwil Kemenag Jatim, Haris Hasanuddin.

Atas pernyataan Rommy juga, KPK berencana memanggil Gubernur Jawa Timur (Jatim) Khofifah Indar Parawansa untuk membuka tabir kasus itu.

Senator Andi Surya menilai pemanggilan terhadap dua tokoh itu akan mencairkan fenomena gunung es dalam kasus tersebut.

"ini merupakan fenomena gunung es, yang tampak mulai dari wilayah Jatim. Dengan memanggil tokoh yang disebutkan Rommy, maka gunung es ini perlahan mencair," papar Andi Surya, Selasa (26/3/2019).

Senator asal Lampung itu berkeyakinan semua akan terbuka transparan ketika pejabat berwenang dari menteri, sekjen, dan kabiro di lingkungan Kemenag diperiksa KPK.

”Seluruh pejabat yang diangkat atas dasar dugaan jual beli jabatan, saya kira ada dalam catatan dan dokumen yang disita KPK. Baik pejabat struktural Kakanwil hingga jabatan rektor dan kabiro di lingkungan perguruan tinggi agama UIN," duganya.

Hal ini bukan tanpa alasan. Indikasi jual beli jabatan sudah disebutkan mantan ketua Mahkamah Konstitusi Prof Mahfud MD; Edy A. Affendi (mantan dosen UIN Jakarta), dan Mochammad Jasin (mantan Irjen Kemenag).

”Maka tiada jalan lain bagi KPK untuk menuntaskan masalah yang membelenggu Kemenag ini," tegas Andi yang juga Ketua Yayasan Umitra Lampung.

Menurut dia, jabatan-jabatan publik ini membawa implikasi pada kebijakan negara di bidang keagamaan. Jika diperoleh dengan cara tidak benar, malapetaka akan diderita bangsa ini.

”Untuk itu saya memberi masukan KPK agar cek dan selidiki semua jabatan kakanwil agama, rektor-rektor UIN, dan kabiro-kabiro. Jika terdapat indikasi jual beli baiknya diproses sesuai hukum," pungkas Andi Surya. (*)

Editor: gueade




Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)





2019 | WWW.RILIS.ID