logo rilis

Ancaman Pembunuhan Bayangi Tim Kolombia
Kontributor

23 Juni 2018, 08:00 WIB
Ancaman Pembunuhan Bayangi Tim Kolombia

RILIS.ID, Moskow— Kolombia menuju pertandingan Piala Dunia mereka melawan Polandia di Grup H pada Minggu dengan berada 

Kolombia di bawah tekanan untuk mendapatkan hasil positif jelang laga melawan Polandia, dan tak hanya itu tim asuhan Jose Pekerman ini dibayang-bayangi oleh penyelidikan polisi terhadap ancaman pembunuhan terhadap gelandang Carlos Sanchez.

Ancaman itu mengingatkan kasus pembunuhan Andres Escobar, yang ditembak setelah mencetak gol bunuh diri untuk Kolombia pada Piala Dunia 1994. Sanchez mendapat ancaman pembunuhan di media sosial setelah ia menerima kartu merah pada menit ketiga saat timnya kalah 1-2 dari Jepang pada Selasa (19/6/2018).

Sanchez diusir keluar lapangan karena tangannya sengaja mengenai bola setelah berusaha untuk memblok tembakan di kotak terlarang, dan dipastikan absen pada pertandingan melawan Polandia di Kazan pada Minggu.

Kolombia gelar latihan pribadi secara tertutup di resor ski di luar kota Kazan dan menolak mengomentari penyelidikan polisi Kolombia dan persiapan-persiapan untuk melawan Polandia, yang kalah 1-2 dari Senegal pada pertandingan pembukaan mereka.

Pertanyaan-pertanyaan tetap berputar seputar kebugaran James Rodriguez, yang dimainkan sebagai pemain pengganti pada menit ke-59 saat melawan Jepang ketika ia masih memulihkan diri dari masalah pada betisnya.

Pekrman sendiri akan mendapatkan berkah untuk memiliki opsi memainkan pemenang Sepatu Emas pada Brazil 2014 itu melawan tim peringkat kedelapan dunia Polandia, dan bersaam dengan mitranya di lini tengah Juan Quintero.

Absennya Sanchez dapat membuka pintu bagi Mateus Uribe untuk masuk ke lini tengah, di sebelah Jefferson Lerma.

Setelah kekalahan mengejutkan dari Senegal, yang terjadi berkat sepasang kesalahan, Polandia dapat menghibur diri bahwa mereka mampu tampil lebih baik.

Staf menjanjikan perubahan untuk tim yang memiliki kemampuan untuk mencetak gol sekaligus kemasukan banyak gol.

Dengan lini belakang Senegal yang bermain rapat dan sukses meredam Robert Lewandowski, pelatih Adam Nawalka akan berharap terdapat lebih banyak gebrakan dari lapangan tengah untuk menyuplai pencetak gol terbanyak sepanjang masa negeri itu.

Masuknya bintang di lini pertahanan Kamil Glik, yang absen pada pertandingan pembukaan melawan Senegal karena cedera bahu, akan menjadi suntikan semangat yang besar bagi harapan-harapan Polandia untuk menghentikan Rodriguez dan Radamel Falcao.

Bagaimanapun, masih terdapat keraguan mengenai kebugaran Glik, maka Thiago Cionek, penggantinya saat melawan Senegal, mungkin akan kembali menghuni tim inti meski mencetak gol bunuh diri saat melawan tim Afrika tersebut.

Polandia, yang tidak pernah mencapai fase gugur Piala Dunia setelah kalah pada pertandingan pertamanya, akan perlu memperbaiki pertahanannya pada laga kompetitif perdana melawan Kolombia, jika mereka ingin melawan sejarahnya.

"Ini akan menjadi seperti final," kata penyerang Kolombia Falcao.

Sumber: ANTARA


Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)