logo rilis
Amien Rais Mau Nyapres, Fahri Hamzah Bilang Begini
Kontributor
Zul Sikumbang
11 Juni 2018, 13:30 WIB
Amien Rais Mau Nyapres, Fahri Hamzah Bilang Begini
Amien Rais. FOTO: RILIS.ID/Indra Kusuma

RILIS.ID, Jakarta— Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah bisa memahami kalau PAN mengusung Amien Rais sebagai calon presiden 2019.

Dia menyebutkan, Amien Rais adalah salah satu putra terbaik bangsa Indonesia yang mengawal transisi dari rezim otoriter kepada rezim demokrasi sekarang dalam reformasi yang berkelanjutan.

"Selama lebih dari 20-30 tahun ini beliau konsisten menjaga dan dia tahu bahwa kapasitas mesin demokrasi yang kita miliki ini luar biasa, tapi kemudian pemimpinnya tidak memadai," papar Fahri, di Jakarta, Senin (11/6/2018).

Amien Rais, tutur Fahri, pun sangat memungkinkan terpilih sebagai presiden. Ini berkaca pada Pemilu Malaysia, di mana Mahatir Muhammad yang telah berusia tua bisa memenangkankan pemilihan karena ada penyimpangan dalam kepemimpinan, dan pengelolaan pemerintahan. 

“Jadi dari perspektif itu kita bisa mengerti kenapa beliau didorong oleh teman-temannya untuk mencalonkan diri kembali dan saya kira itu sesuatu yang wajar selama menurut undang-undang itu dibolehkan, tidak ada halangan saya kira," ujarnya.

Fahri juga menjelaskan, ia termasuk yang mendukung agar presidential threshold 0 persen. Tujuan sebenarnya adalah dalam rangka menyodorkan alternatif calon pemimpin.

"Tapi kan kemudian dikerucutkan menjadi 20 persen yang kemudian menyebabkan kita memiliki sedikit calon pemimpin. Saya kira terobosan Pak Amien ini positif untuk ke depan," ucapnya.

Sebelumnya, Wakil Ketua Umum PAN Viva Yoga Mauladi menyatakan, Amien Rais layak menjadi capres 2018 karena memiliki integritas sebagai pemimpin nasional, cinta NKRI dan cinta rakyat Indonesia.

"Pak Amien memiliki konsep dan kapasitas leadership dalam memimpin perjuangan bangsa Indonesia menuju pada Cita-cita Nasional sesuai berdirinya Negara Republik Indonesia," kata Viva Yoga.

Tambahnya, Amien Rais masih memiliki fisik kuat dan stamina prima dalam beraktivitas sesuai tuntutan kerja. 

“Usia tidak menghalangi dalam menjalankan tugas pokok pekerjaan,” ujar wakil Ketua Komisi IV DPR RI itu.

Editor:


Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)