logo rilis
Alhamdulillah, Tak Ada Pelanggaran Kampanye Jelang Lebaran
Kontributor

14 Juni 2018, 17:22 WIB
Alhamdulillah, Tak Ada Pelanggaran Kampanye Jelang Lebaran
Alat peraga kampanye. ILUSTRASI: RILIS.ID/Hafidz Faza

RILIS.ID, Yogyakarta— Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kota Yogyakarta tak menemukan pelanggaran kampanye partai politik di luar jadwal menjelang Idulfitri.

"Dari pengawasan yang kami lakukan bersama dengan panitia pengawas kecamatan dan panwaslu kelurahan, tidak ditemukan dugaan pelanggaran kampanye," ujar Ketua Panwaslu Kota Yogyakarta, Iwan Ferdian, di Yogyakarta, Kamis (14/6/2018).

Namun begitu, ditemukan dugaan pelanggaran pemasangan spanduk partai politik yang tak sesuai peraturan. Spanduk memuat lambat dan nomor urut partai itu, berisi ucapan selamat Lebaran dan dipasang di sembarang tempat.

"Karena dipasang di sembarang tempat, maka spanduk tersebut bisa dikatakan melanggar Peraturan Daerah tentang Penyelenggaraan Reklame Kota Yogyakarta," jelasnya.

Karenanya, Panwaslu tak melakukan tindakan. Sebab, penerbitan masih menjadi kewenangan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Yogyakarta. Panwaslu cuma mendata dan merekomendasikan atribut tersebut, ditertibkan Satpol PP.

Di sisi lain, partai diperkenankan menyelenggarakan kegiatan yang mengundang masa, meski belum masa kampanye. Syaratnya, dilakukan secara internal untuk sosialisasi dan pendidikan kader partai.

Partai pun diperbolehkan memasang beragam alat peraga kampanye di sekitar lokasi acara. Tapi, wajib mencabutnya saat acara selesai.

Jika sengaja mengadakan kampanye di luar jadwal, bakal didenda maksimal Rp12 juta atau hukuman pidana maksimal satu tahun. Sanksi sesuai Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum (Pemilu).

"Kami berharap, seluruh partai politik bisa menahan diri untuk mematuhi tata kala masa kampanye, agar tidak memicu gangguan keamanan dan ketertiban di masyarakat," pungkas Iwan.

Sumber: ANTARA


Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)