logo rilis

Alhamdulillah! Sebulan di Gunung Sindur, Setnov Ngaku Khatam Al-Quran
Kontributor
Nailin In Saroh
13 Agustus 2019, 07:07 WIB
Alhamdulillah! Sebulan di Gunung Sindur, Setnov Ngaku Khatam Al-Quran
Terpidana Kasus Korupsi E-KTP Setya Novanto usai bersaksi di Tipikor, Senin (12/8/2019) FOTO: Ist

RILIS.ID, Jakarta— Terpidana kasus korupsi e-KTP, Setya Novanto alias Setnov, menceritakan pengalamannya selama mendekam di Rutan Gunung Sindur, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Diketahui, ia dipindah sementara dari Lapas Sukamiskin karena kepergok pelesiran ke sebuah toko bangunan di tengah izin berobat.

"Ya kalau di Gunung Sindur itu ya saya bersyukur bisa satu bulan penuh, saya hanya satu jam saja itu." usai bersaksi di Pengadilan Tipikor Jakarta, Senin (12/8/2019).

Bahkan, di rutan yang sebagian besar penghuninya adalah kasus kejahatan itu, Setnov mengaku sudah mengkhatamkan ayat suci Al-Quran.

"Saya bersyukur yang tadinya saya baca Al-Quran terbata-bata, akhirnya di sana bisa khatam. Habis khatam (mulai lagi) bisa mencapai 16 juz, bersyukur," ungkap Setnov.

Selain banyak pengetahuan agama, Mantan Ketum Golkar juga ikut mengubah penampilannya. Setnov kini memiliki jenggot dan brewok cukup tebal, yang menurutnya tumbuh alami selama menghuni rutan Gunung Sindur.

"Sebagai kenang-kenangan," kelakar Setnov.

Disamping mendalami ilmu agama di Gunung Sindur, Setnov mengatakan, dia juga memiliki guru spiritual di Lapas Sukamiskin, mantan Presiden PKS Luthfi Hasan Ishaaq (LHI). Ketua Mantan DPR RI itu pun mengakui banyak belajar agama dengan Luthfi. 

"Ada (guru spiritual) itu Pak LHI, Ketua PKS itu. Luthfi Hasan. Ya banyak belajar saya di sana, ada juga yang ditunjuk asistennya Pak Anum untuk memperdalam agama. Jadi untuk bisa khatam dan terus memperdalam agama, bersyukurlah saya," katanya.

Setnov menututkan, selepas dari Gunung Sindur masih akan terus berlanjut menjadi agama. "Ya ibadah terusin dari Gunung Sindur," tutupnya.

Diketahui, Senin (12/8/2019), Setnov bersaksi untuk terdakwa Sofyan Basir yang merupakan terdakwa dari kasus PLTU Riau-1.

Saat ini, Setnov sedang menjalani masa hukuman 15 tahun penjara di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Sukamiskin, Bandung, Jawa Barat. Ia membatalkan karena terbukti korupsi proyek e-KTP.

 




Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)





2019 | WWW.RILIS.ID