logo rilis
Alfian Tanjung Divonis Bebas, Ini Harapan Yusril
Kontributor
Tari Oktaviani
30 Mei 2018, 15:45 WIB
Alfian Tanjung Divonis Bebas, Ini Harapan Yusril
Ketua Umum PBB, Yusril Ihza Mahendra. FOTO: RILIS.ID/Indra Kusuma

RILIS.ID, Jakarta— Ketua Umum Partai Bulan Bintang (PBB) , Yusril Ihza Mahendra, bersyukur Alfian Tanjung divonis bebas oleh hakim pengadilan negeri Jakarta Pusat. 

Ia berharap, putusan hakim tersebut menjadi final kasusnya. Dalam artian tidak ada yang mengajukan banding.

"Saya berharap perkara Ustadz Alfian Tanjung selesai, karena terhadap putusan lepas dari segala tuntutan hukum mestinya tidak ada banding dan kasasi. Karena itu mari kita junjung tinggi demokrasi dan kebebasan menyatakan pendapat," kata Yusril, Jakarta, Rabu (30/5/2018).

Yusril yang juga ahli hukum tata negara ini menilai putusan hakim sudah tepat. 

Sebab, Alfian hanya meng-copy paste tulisan politisi PDIP, Dr Ribka Tjiptaning dalam buku berjudul “Aku Bangga Jadi Anak PKI” yang mengatakan bahwa 85 persen PDIP isinya adalah kader PKI.

Oleh karena itu, ia menilai memang seharusnya Alfian tidak dijerat dengan Pasal 29 ayat 2 UU No 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik. 

Untuk itu Yusril memuji keberanian majelis hakim PN Jakarta Pusat dalam memberikan vonis bebas kepada Alfian.

"Saya puji Majelis Hakim yang tetap berani memutuskan perkara dengan adil, tanpa khawatir tekanan penguasa yang akhir-akhir ini sering mengkriminalisai ulama, ustadz dan aktivis Islam," kata Yusril.

Sebelumnya, terdakwa kasus ujaran kebencian Alfian Tanjung divonis bebas oleh hakim Pengadilan Negeri Jakarta Pusat. 

Ia dibebaskan dalam kasusnya yang menuding anggota PKI di PDIP.

"Membebaskan segela tuntutan hukum," kata ketua Majelis Hakim Mahfudin di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Rabu (30/5/2018).

Hakim menyatakan, perbuatan Alfian terbukti namun bukan termasuk dalam perbuatan pidana. 

Ini lantaran dalam pertimbangan hakim, Alfian Tanjung hanya melakukan copy paste terhadap salah satu media.

"Bahwa perbuatan terdakwa hanya copy paste media untuk diposting akun media sosialnya," ujar hakim.

Hakim pun juga memerintahkan jaksa penuntut umum untuk mengembalikan barang bukti berupa laptop merk ASUS kepunyaan Alfian yang sempat disita sebelumnya. 

Lebih jauh, hakim juga meminta Jaksa segera membebaskan Alfian Tanjung dari penjara.

"Terdakwa dibebaskan hukum maka denda hukum perkara dikembalikan kepada negara. Barang bukti juga harus dikembalikan," ucap hakim.
 

Editor: Kurniati


500
komentar (0)