logo rilis
Alfian Tanjung Dituntut 3 Tahun Penjara di Kasus Ujaran Kebencian
Kontributor
Tari Oktaviani
25 April 2018, 13:34 WIB
Alfian Tanjung Dituntut 3 Tahun Penjara di Kasus Ujaran Kebencian
FOTO: Istimewa

RILIS.ID, Jakarta— Alfian Tanjung dituntut penjara selama tiga tahun oleh jaksa penuntut umum (JPU) dalam kasus ujaran kebencian. Tak hanya itu saja, ia juga dituntut hukuman denda senilai Rp100 juta dengan subsidair 3 bulan penjara.

"Menjatuhkan pidana terhadap terdakwa Alfian Tanjung hukuman penjara selama 3 tahun penjara," ujar Jaksa Reza di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Rabu (25/4/2018).

Jaksa meyakini Alfian terbukti secara sah dan meyakinkan telah membuat ujaran kebencian. Menurut Jaksa, melalui akun twitter-nya Alfian berusaha memprovokasi masyarakat bahwa PDIP terdiri dari antek PKI. Akibat perbuatannya, Jaksa pun menilai PDIP jadi mengalami turunnya elektabilitas partai.

Berdasarkan keterangan ahli dalam persidangan, jaksa menilai pernyataan Alfian yang disampaikan dalam akun twitter pribadinya @alfiantmf dianggap memiliki konotasi negatif dan sengaja disebarkan ke orang 1000 orang yang telah mengikuti akun pribadinya itu.

"Berdasarkan keterangan ahli bahwa benar penyebaran unsur ujaran kebencian memiliki konotasi negatif yang sengaja disebarkan ke orang lain. Hal tersebut jelas memiliki efek negatif," imbuh jaksa.

Dengan demikian, Jaksa menyebut Alfian telah terbukti sengaja melakukan ujaran kebencian dengan menyebarkan postingan di akun sosial media pribadinya itu. Ia mengatakan, kalimat akun twitter Alfian yang mengusung anti islam mempunyai makna provokatif yang membangkitkan rasa marah dan kebencian sehingga bisa menggiring persepsi publik.

"Perbuatan terdakwa dianggap telah memenuhi unsur kesengajaan dengan menyebarkannya pada akun twitter yang memiliki 1.000 followers sehingga postingan tersebut akan diterima oleh 1.000 followers-nya," ucap jaksa.

Atas perbuatannya, Alfian dinilai telah melanggar Pasal 28 ayat 2 juncto Pasal 45 a ayat 2 Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik.

Selumnya, Alfian Tanjung didakwa telah melakukan ujaran kebencian dengan menyinggung PDIP sebagai partai yang berhubungan dengan PKI.

Editor: Sukma Alam


Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)