Home » Elektoral

Alasan PDIP 'Tunda' Dukungan kepada Jokowi untuk Pilpres 2019

print this page Selasa, 17/10/2017 | 18:06

Sekjen DPP PDIP Hasto Kristiyanto di KPU Pusat. FOTO: RILIS.ID/Armidis Fahmi

RILIS.ID, Jakarta— Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) masih enggan berspekulasi soal dukungan Pilpres 2019. PDIP lebih fokus meningkatkan kepercayaan rakyat pada partai.

Menurut Sekjen DPP PDIP Hasto Kristiyanto, partai akan fokus memperkuat internal PDI Perjuangan dengan melakukan konsolidasi dengan pemerintah, struktur partai dan rakyat. Dia meyakini, dalam dinamika demokrasi sekarang, dukungan rakyat akan mengarah pada elite partai yang turun ke rakyat.

"Yang penting itu, bagaimana struktur partai bergerak ke bawah. Maka penting bagi partai untuk berada di tengah rakyat," kata Hasto di Kantor KPU, Jakarta Pusat, Rabu (11/10/2017).

Lebih lanjut dia mengungkapkan, mekanisme partai memang memberikan peluang bagi pemimpin yang dinilai berhasil memperoleh dukungan rakyat. Keberhasilan kepala daerah menjadi pertimbangan bagi partai untuk mendukung kembali dalam kontestasi pemilihan pemimpin.

Dia mencontohkan Jokowi yang didukung pada Pilpres lalu karena dukungan rakyat. "Setiap kepala daerah yang berhasil mendapat dukungan rakyat maka partai memberikan apresiasi selanjutnya menjadi gubernur. Terakhir oleh dukungan rakyat (Jokowi) jadi presiden," kata Hasto.

Politisi PDI Perjuangan yang sempat menjadi anggota DPR periode 2004-2019 ini mengatakan, soal kapan akan mengumumkan calon presiden dan wakil presiden akan diumumkan pada waktu sesuai dengan tahapan Pilpres.

"Tahapan kan Agustus. Pada bulan itu nanti PDIP akan bekerjasama dengan partai lain untuk mengusung pasangan presiden dan wakil presiden," pungkas lulusan Universitas Gadjah Mada itu. 

Penulis Armidis Fahmi
Editor Yayat R Cipasang

Tags:

pdippemilu 2019kpusipolpilpres 2019