logo rilis
Akhirnya, Posisi Oesman Sapta Odang dan Mahyudin Selamat
Kontributor
Yayat R Cipasang
21 Maret 2018, 18:10 WIB
Akhirnya, Posisi Oesman Sapta Odang dan Mahyudin Selamat
Wakil Ketua MPR Mahyudin. FOTO: RILIS.ID/Yayat R Cipasang

RILIS.ID, Jakarta— Rapat gabungan yang melibatkan Pimpinan MPR, Pimpinan Fraksi dan Kelompok DPD di MPR, Rabu (21/3/2018), tidak menyinggung posisi Wakil Ketua MPR Oesman Sapta Odang dan Mahyudin. Keduanya dipastikan aman karena rapat gebungan hanya memutuskan untuk melantik tambahan tiga Pimpinan MPR.

Rapat gabungan memutuskan tiga wakil ketua baru dari tiga partai yang memperoleh kursi terbanyak pada pemilu 2014. Tiga wakil ketua baru yang disepakati adalah Ahmad Basarah dari PDIP, Ahmad Muzani dari Partai Gerindra dan Muhaimin Iskandar dari PKB.

Rapat yang dipimpin langsung Ketua MPR Zulkifli Hasan berjalan dinamis karena beberapa fraksi sempat berdebat mengenai interpretasi beberapa pasal UU MD3 yang baru diundangkan. Meski demikian akhirnya disepakati untuk memberikan jatah tiga wakil ketua kepada ketiga partai tersebut.

Fraksi PPP mempertanyakan perbedaan antara suara terbanyak dengan kursi terbanyak. "Karena perolehan suara tidak selalu mencerminkan perolehan kursi," kata Arwani, juru bicara PPP.

Arwani meminta ada konsultasi dengan ahli hukum sebelum MPR mengambil keputusan.

Zulhasan, sapaan Zulkifli Hasan, memberi kesempatan kepada semua fraksi untuk menyampaikan pandangannya. Wakil F-Golkar Rambe Kamaruzzaman minta agar tata tertib diubah sebagai konsekuensi UU MD3 yang baru, dan perubahan harus diajukan oleh 70 anggota MPR.

Juru bicara PDIP Ahmad Basarah mengatakan perubahan tata tertib tidak harus melalui pengajuan 70 anggota MPR.

Setelah semua fraksi diberi kesempatan untuk berbicara, Zulhasan menskorsing rapat selama lima menit. Kemudian disepakti bahwa perubahan tatib tidak harus melalui permintaan 70 anggota. Disepakati juga bahwa pimpinan baru akan dilantik dalam rapat paripurna Senin 26 Maret 2018. 

Kepada wartawan Zulhasan mengatakan bahwa MPR sudah menunjukkan bagaimana demokrasi berjalan dengan dinamis dan berakhir dengan musyawarah mufakat. "Kita boleh beda pendapat, tapi pada akhirnya kita tetap saling menghormati," kata Zulhasan.

Dengan keputusa ini dipastikan posisi Wakil Ketua MPR Oesman Sapta Odang yang juga menjabat Ketua DPD serta Wakil Ketua MPR Mahyudin yang kabarnya bakal diganti Titiek Soeharto dalam posisi aman. Kita tunggu saja riak apa yang akan terjadi dalam Paripurna MPR pekan depan.


Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)