logo rilis
Akhirnya, Kopi Arabika Flores Manggarai Miliki Sertifikat Ekspor
Kontributor
Kurniati
30 April 2018, 11:37 WIB
Akhirnya, Kopi Arabika Flores Manggarai Miliki Sertifikat Ekspor
Ilustrasi kopi. FOTO: Instagram.com/@kopiflores2

RILIS.ID, Kupang— Kopi (Coffea sp) Arabika Flores Manggarai dari Nusa Tenggara Timur, saat ini telah dilengkapi sertifikat Indikasi Geografis (IG) dan bisa langsung diekspor, tanpa harus disatukan terlebih dahulu dengan Kopi Arabika Flores Bajawa.

"Ekspor langsung produksi petani di Kabupaten Manggarai, Flores bagian barat NTT, setelah komoditi itu mendapat sertifikat Indikasi Geografis (IG) pekan lalu," kata Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan NTT, Yohanis Tay di Kupang, Senin (30/4/2018).

Menurut Yohanis, Kopi Arabika Flores Manggarai (AFM), pekan lalu mendapat sertifikat IG dari Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual Kementerian Hukum dan HAM.

Menurut dia, sertifikat IG ini merupakan salah satu persyaratan untuk dapat menembus pasar ekspor, selain sertifikat organik.

"Selama ini, kopi dari Manggarai masih disatukan dengan kopi dari Bajawa baru diekspor ke Amerika Serikat dan sejumlah negara di Eropa dan Timur Tengah. Ke depan, sudah bisa diekspor sendiri dengan menggunakan nama 'Kopi Arabika Flores Manggarai'," tambah Yohanis.

Kopi dari kawasan Manggarai, Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur ini memiliki cita rasa khas dan aroma kuat, sudah terkenal sejak dulu.

Kopi dari daerah ini juga dikenal dengan sebutan kopi tuan, yang diperkirakan sudah populer sejak masa kolonial Belanda.

Manggarai juga menjadi salah satu sentra produksi kopi terbesar di NTT. 

Komoditas ini juga menjadi gantungan hidup umum masyarakat setempat sehingga mereka dapat menyekolahkan anak-anak mereka sampai ke jenjang pendidikan tinggi.

Selain menjadi salah satu andalan ekspor hasil perkebunan dengan harga tinggi karena mutunya yang baik.

"Tujuan ekspor kopi Indonesia diantaranya ke Amerika Serikat, Jerman, Australia, Jepang, juga negara-negara di kawasan Timur Tengah," kata Yohanis Tay.

Sumber: ANTARA


Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)