logo rilis

Akhirnya, Enam Nelayan Indonesia Bebas
Kontributor

08 Februari 2018, 13:26 WIB
Akhirnya, Enam Nelayan Indonesia Bebas
ILUSTRASI: RILIS.ID/Hafidz Faza

RILIS.ID, Kinabalu— Setelah sempat ditahan selama tiga hari di WP Labuan Negeri Sabah, Malaysia, enam nelayan asal Indonesia akhirnya dibebaskan.

Nelayan ini sebelumnya ditangkap petugas Agensi Penguatkuasaan Maritim Malaysia (APMM) pada 29 Januari 2018 lalu.

Ketua Satgas Perlindungan WNI, Konsulat Jenderal RI Kota Kinabalu Negeri Sabah, Malaysia, Hadi Syarifuddin menyatakan, telah diberikan informasi dari APMM Labuan soal pembebasan keenam nelayan yang merupakan tenaga kerja Indonesia (TKI).

Penangkapan keenam nelayan yang menggunakan kapal milik warga Malaysia di perairan Tanjung Nasong Kuala Penyu Negeri Sabah, karena dianggap menangkap ikan di wilayah terlarang.

Setelah mendapatkan informasi perihal penangkapan enam TKI tersebut, Satgas Perlindungan WNI KJRI Kota Kinabalu langsung berkoordinasi dengan APMM Labuan terkait kasus dan identitasnya.

Berdasarkan data yang diterima, keenam TKI bekerja sebagai nelayan pada kapal milik warga Malaysia dengan nomor JN2198/2/5 berpangkalan di WP Labuan Malaysia.

Adapun identitas keenam TKI yang ditangkap itu adalah La Hasan bin La Yai dengan nomor paspor A1272958, La Adin La Yin nomor paspor A7292002, Amali Ruslan paspor bernomor P6884399, Masidin paspor bernomor P6884443, Rasino bin La Yai paspor nomor P6884400 dan Lisamutahar Bin La Yai paspor bernomor A9282962.

Menurut Hadi, petugas WP Labuan menilai keenam TKI ini berasal dari Sultra ini tidak melakukan pelanggaran dan setelah dilakukan pendalaman kasus dinyatakan tidak bersalah.

"Keenam WNI yang bekerja sebagai nelayan pada majikan warga Malaysia memiliki izin kerja dan saat ini telah bekerja kembali sebagaimana biasanya," jelas Hadi, di Kota Kinabalu, Kamis (8/2/2018).
 

Sumber: ANTARA




Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)





2019 | WWW.RILIS.ID