logo rilis
Akan Digunakan Orang Yahudi, Masjid Ibrahim di Palestina Ditutup untuk Umat Muslim
Kontributor
Zulyahmin
16 Oktober 2019, 14:30 WIB
Akan Digunakan Orang Yahudi, Masjid Ibrahim di Palestina Ditutup untuk Umat Muslim
Foto: Pixabay

RILIS.ID, Jakarta— Umat Muslim di Kota Palestina Al-Khalil (Hebron), yang diduduki, diberitahu pada Selasa (15/10/2019), bahwa mereka tak bisa salat di Masjid Ibrahim di kota tua selama dua hari.

Sebabnya ialah masjid tersebut akan dibuka khusus buat orang Yahudi, kata seorang tokoh agama di masjid itu yang juga dikenal dengan nama Gua Para Nabi.

Hifthi Abu Sneineh mengatakan kepada Kantor Berita Paletina, WAFA, bahwa militer Israel memberitahu tokoh agama Islam di masjid tersebut bahwa Masjid Ibrahim akan ditutup buat umat Muslim mulai pukul 22.00 waktu setempat Rabu sampai pukul 22.00 waktu setempat Kamis malam.

Masjid tersebut akan dibuka pada dua hari itu hanya buat orang Yahudi dalam kesempatan libur Sukkot.

Sementara itu, pemukim Yahudi di kota tua Al-Khalil mendirikan apa yang dikenal dengan nama sukkah, tempat berteduh yang hanya dibangun selama libur Sukkot sebagai bagian dari upacara libur, di halaman Masjid Ibrahim dengan menolak pentingnya keyakinan umat Muslim, kata pejabat.

Israel membagi Masjid Ibrahim pada 1994 antara orang Muslim dan Yahudi, setelah pembantaian yang dilakukan oleh seorang pemukim ekstrem Yahudi terhadap orang Muslim yang sedang salat sehingga menewaskan lebih dari 50 orang. Sebelum tanggal itu, tempat tersebut semata-mata menjadi tempat ibadah orang Muslim.

Sumber: WAFA

Sumber: Antara




Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)





2019 | WWW.RILIS.ID