logo rilis
Air Kemasan Vs Rebusan Air Keran, Aman Mana?
Kontributor
Ning Triasih
22 Maret 2018, 16:11 WIB
Air Kemasan Vs Rebusan Air Keran, Aman Mana?
Konsumsi air kemasan. FOTO: RILIS.ID/Intan Nirmala Sari

RILIS.ID, Jakarta— Air, semua orang membutuhkannya. Untuk mandi, mencuci baju, terlebih minum guna memenuhi kebutuhan cairan tubuh.

Nah, berbicara soal air minum, apakah Anda salah satu yang terbiasa minum air instan seperti dalam kemasan (galon) atau merebus dari air keran? Lalu manakah yang lebih aman dan menyehatkan?

Air minum kemasan

Di zaman yang sudah serba kekinian, orang umumnya mau yang instan-instan. Termasuk dalam hal minum. Mayoritas memilih minum dalam kemasan atau air galon karena jika dilihat di iklan-iklan, kesannya lebih aman. Air galon tampak diproses secara higienis.

Masalahnya, tak semua air galon diproses secara aman dan telah mendapat  izin edar dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), serta telah diuji sesuai Standar Nasional Indonesia (SNI), sehingga rawan dari kandungan berbagai jenis bakteri pantogen penyebab penyakit.

Air rebus

Secara teori, air matang lebih aman karena bakteri-bakteri akan mati ketika direbus dengan air mendidih. Namun, Anda juga perlu jeli, pasalnya tak semua bakteri kan mati meski[un direbus sampai mendidih. Bakteri seperti seperti Clostridium botulinum misalnya. bakteri ini masih tetap hidup di atas suhu 100 derajat celcius. Jika terminum, bakteri yang hidup di tanah, sungai dan danau ini bisa menyebabkan penyakit botulisme pada manusia yang terinfeksi. Artinya, merebus air tidak seratus persen menjamin air Anda aman diminum.

Mana lebih aman?

Menurut para ahli, air kemasan dan air yang dimasak sendiri, sama-sama baik dikonsumsi. Namun, Anda harus bisa mengetahui secara pasti kualitasnya baik. Caranya yakni air harus lebih dulu dilakukan uji laboratorium.

Tanpa uji laboratorium, secara kasat mata, air yang kualitasnya baik bisa dideteksi dari segi rasa, bau dan warna. Air layak konsumsi adalah yang tidak berbau, berasa dan berwarna.

Memang perlu banyak pertimbangan sebelum memilih air galon atau rebusan air keran. Jika Anda memilih air kemasan, belilah dari merek-merek yang terjamin keamanannya dan telah terdaftar BPOM dan SNI. Pastikan juga belum kedaluwarsa dan dijauhkan dari paparan sinar matahari.

Untuk air rebus sendiri, Anda harus uji dulu kualitas air keran di rumah dengan membawa ke laboratorium dinas kesehatan setempat apakah layak konsumsi atau tidak. Jika dinyatakan bebas bakteri, virus atau racun, rebus air hingga titik didih seratus derajat Celsius. Biarkan air mendidih selama paling tidak sepuluh menit sebelum mematikan api kompor.


komentar (0)