logo rilis

Ahli Sebut Bimanesh Miliki Imunitas kalau Tak Langgar Etika dan Hukum
Kontributor
Tari Oktaviani
25 Mei 2018, 16:02 WIB
Ahli Sebut Bimanesh Miliki Imunitas kalau Tak Langgar Etika dan Hukum
Sidang pembacaan dakwaan terhadap dokter Bimanesh Sutardjo di pengadilan tindak pidana korupsi, Jakarta, Kamis (8/3/2018). FOTO: RILIS.ID/Tari Oktaviani

RILIS.ID, Jakarta— Ahli kedokteran dari Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI) Budi Sampurna menyampaikan, seorang dokter memang diberi hak imunitas dalam menjalankan profesinya. Namun, dengan catatan apabila hal itu dalam batas kewenangan dokter.

Hal itu ia sampaikan menanggapi kasus dugaan merintangi penyidikan Setya Novanto oleh dokter Bimanesh Sutardjo di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta, Jumat (25/5/2018).

"Kalau dia melanggar etik, setidaknya dia melanggar disiplin. Tapi, kalau melanggar hukum, tetap akan dipidana," kata Budi.

Budi pun menjelaskan, orang yang berprofesi dokter pada umumnya sama dengan masyarakat sipil. Sehingga, jika melanggar ketentuan maka bisa saja disanksi. Kecuali, ia memang menjalankan tugasnya sesuai kode etik kedokteran.

"Tapi, sepanjang sesuai peraturan yang berlaku dalam profesinya, dia (dokter) tidak boleh disalahkan," kata Budi.

Dalam kasus ini, dokter Bimanesh Sutarjo didakwa telah melakukan rekayasa agar Setya Novanto dirawat di Rumah Sakit Medika Permata Hijau. Hal itu dalam rangka menghindari pemeriksaan oleh penyidik KPK.

Menurut jaksa, Bimanesh dan pengacara Novanto, Fredrich Yunadi, diduga sengaja membuat skenario agar Novanto didiagnosa mengalami luka akibat kecelakaan dan tidak bisa penuhi panggilan KPK. Namun belakangan terbongkar bahwa hal itu hanya skenario belaka.

Editor:


Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)