logo rilis
Aher Optimistis Raih Opini WTP Ketujuh 
Kontributor
Kurniati
19 Maret 2018, 16:54 WIB
Aher Optimistis Raih Opini WTP Ketujuh 
Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan. FOTO: RILIS.ID/Indra Kusuma

RILIS.ID, Bandung— Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan, optimistis Pemerintah Provinsi itu mendapat opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) yang ketujuh kalinya dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI.

"Insyaallah optimistis, karena tidak ada permasalahan apa-apa, dan semakin bagus dan mantap. Pengelolaan aset semakin bagus, keuangan bagus, sistem pengendalian pemerintah semakin bagus," katanya usai Rapat Paripurna di Gedung DPRD Jabar, Bandung, Senin (19/3/2018).

Provinsi Jawa Barat meraih opini WTP sejak 2011.

Selain itu, Aher, begitu ia akrab disapa, optimistis Pemprov Jawa Barar dapat kembali masuk tiga besar nasional, sebagai daerah dengan Laporan Penyelenggaraan Pemerintah Daerah (LPPD) terbaik.

"Saya optimis LPPD Jawa Barat 2017 akan masuk 3 besar yang terbaik selain Jawa Tengah dan Jawa Timur. LPPD Jawa Barat selama ini selalu di posisi tiga besar terbaik selama dua tahun berturut-turut," jelas orang nomor satu di Jawa Barat ini.

Pada Tahun 2016, Jawa Barat menduduki peringkat dua dan 2015 peringkat tiga. 

Aher juga menargetkan LPPD 2017 yang akan dinilai pada 2018 ini mampu berada di peringkat pertama, sehingga Pemprov Jawa Barat bisa  memperoleh anugerah Parasamya Purna Karya Nugraha.

"Tahun ini insyaallah kalau tidak ada aral melintang dan lancar, tahun ini akan di tiga besar lagi dan mendapat Parasamya Purna Karya Nugraha, anugerah terhadap daerah yang bangunannya paling tinggi di Indonesia," katanya.

Pemerintah Provinsi Jawa Barat pun, katanya, optimis kembali mendapat nilai A atas Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintahan (SAKIP) mengenai tata kelola pemerintahan yang dari Kementerian Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB).

Untuk Kategori A dalam laporan SAKIP ini, katanya, karena Pemerintah Provinsi Jabar terus meningkatkan kinerja pemerintahan lebih efektif dan akuntabel.

Penyerapan anggaran Pemerintah Provinsi Jawa Barat pun, katanya, lebih efektif dan manfaatnya dirasakan masyarakat.
 

Sumber: ANTARA


500
komentar (0)