Home » Peristiwa » Nasional

Ada Lobi Politik, Busyro Muqoddas dan ICW Cabut Judicial Review

print this page Jumat, 8/12/2017 | 06:26

Mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Busyro Muqoddas. FOTO: RILIS.ID/Ridwan

RILIS.ID, Jakarta— Koordinator Indonesia Corruption Watch (ICW) Adnan Topan Husodo mencabut permohonan uji materi Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2014 tentang MPR, DPR, DPD dan DPRD  (UU MD3) soal keabsahan hak angket KPK. 

Gugatan itu bernomor perkara 47/PUU-XV/2017 dan proses persidangan di MK telah masuk pada tahap penyerahan kesimpulan.

"Kami mencabut itu karena melihat perkembangan terakhir Ketua MK diduga melakukan lobi politik ke Komisi III dan ada janji barter untuk menolak JR (judicial review) angket KPK yang diajukan masyarakat sipil," ungkapnya di Gedung MK, Jakarta, Kamis (7/12/2017).

Menurutnya, sinyal hasil putusan MK atas gugatan tersebut tidak objektif pasca-pertemuan antara Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Arief Hidayat dan Komisi III DPR.

Tentu, sambungnya, hal itu merupakan sinyal bahwa proses persidangan yang terjadi nanti tidak akan objektif  sehingga akan lebih baik ICW dan beberapa lembaga lainnya, termasuk mantan Ketua KPK, Busro Muqodas, untuk menarik gugatan tersebut.

Diketahui, Ketua MK itu telah mengakui soal pertemuannya dengan anggota Komisi III di salah satu hotel di Jakarta. Pertemuan tersebut digelar untuk membahas rencana fit and proper test calon hakim MK.

Tetapi, pemberitaan di media massa menyebut adanya dugaan lobi-lobi antara Arief dengan sejumlah fraksi agar kembali terpilih sebagai hakim konstitusi dengan janji akan menolak permohonan uji materi hak angket KPK.

Untuk itu, Adnan berharap Dewan Etik MK segera menindaklanjuti laporan atas dugaan pelanggaran kode etik itu. Adnan juga menyebut adanya indikasi tindak pidana korupsi apabila barter putusan tersebut benar terjadi.

Lebih lanjut, Adnan meminta agar Dewan Etik MK segera melakukan tindakan yang perlu untuk kemudian menjernihkan kembali persoalan dan memberi kepastian terhadap Ketua MK tersebut.

Adapun pemohon yang mencabut gugatannya adalah mantan Ketua KPK, Busyro Muqoddas sebagai pemohon individu, Asfinawati mewakili YLBHI, Ilhamsyah dan Damar Panca Mulya dari KPBI.

Penulis Tio Pirnando
Editor Syahrul Munir

Tags:

Mantan Ketua KPKBusyro MuqoddasICWYLBHICabut GugatanJudicial Review