logo rilis
Ada Benda Diduga Bom di Masjid Pamekasan
Kontributor
Kurniati
14 Mei 2018, 20:15 WIB
Ada Benda Diduga Bom di Masjid Pamekasan
ILUSTRASI: RILIS.ID/Hafidz Faza

RILIS.ID, Pamekasan— Tim Penjinak Bahan Peledak dari Brimob Polda Jawa Timur, akhirnya mengevakuasi sebuah benda terbungkus kardus air mineral yang dicugai sebagai bom di Masjid Muhajirin, Pamekasan, Jatim, Senin (14/5/2018).

Proses evakuasi benda yang ditemukan warga di emperan masjid itu, berlangsung selama sekitar 15 menit.

Petugas langsung membawa benda itu dengan mobil Laboratorium Forensik Pamekasan ke Mako Brimob Polda Jatim di Jalan Raya Nyalaran Pamekasan.

Kapolres Pamekasan AKBP Teguh Wibowo mengaku belum mengetahui secara pasti isi kardus yang dicurigai bom itu.

Ia mengaku, masih menunggu hasil pemeriksaan oleh tim antiteror Brimob Polda Jatim itu.

"Kami belum bisa memberikan keterangan apapun. Jadi, kita tunggu saja hasilnya," ujar dia.

Tim Jihandak Brimob Polda Jatim tiba di Masjid Muhajirin sekitar pukul 16.30 WIB.

Personel pasukan khusus yang berjumlah sekitar 20 orang selanjutnya melakukan persiapan. 

Seorang di antaranya mengenakan pakaian antibom, sedang personel lainnya langsung melakukan penjagaan di sekitar lokasi masjid.

Warga dan wartawan yang hendak mengambil gambar kegiatan dilarang mendekat, untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan.

Benda mencurigakan di emperan Masjid Muhajirin di Desa Ambat, Kecamatan Tlanakan, Pamekasan, Madura, Jawa Timur yang dicugai bom itu, ditemukan warga saat hendak shalat di masjid itu.

Warga selanjutnya melaporkan kepada takmir masjid dan takmir melaporkan ke Polsek Tlanakan, Pamekasan.

Warga mencurigai benda itu karena tali pengikat di kardus terlihat seperti kabel.

Proses evakuasi benda yang dicurigai bom sempat memacetkan arus lalu lintas penghubung Kabupaten Sampang dan Pamekasan selama sekitar satu jam lebih.

Hal itu terjadi karena pengendara yang melintas di jalur itu berhenti untuk melihat secara langsung proses evakuasi benda tersebut yang dilakukan Tim Jihandak Brimob Polda Jatim.
 

Sumber: ANTARA


500
komentar (0)