logo rilis
ACT Akan Kirim 1.000 Ton Beras ke Pengungsian di Suriah
Kontributor
Syahrain F.
05 April 2018, 15:11 WIB
ACT Akan Kirim 1.000 Ton Beras ke Pengungsian di Suriah
Anak-anak pengungsi Suriah. FOTO: ACT

RILIS.ID, Jakarta— Sebanyak 1.000 ton beras disumbangkan Indonesia kepada para pengungsi Suriah. Ribuan ton bahan pangan itu rencananya dikirimkan ke kawasan konflik tersebut pada pertengahan April tahun ini.

Lembaga kemanusiaan Aksi Cepat Tanggap (ACT) akan mengirimkan 1.000 ton beras ke lokasi pengungsian di Suriah. Hal itu disampaikan oleh ACT usai mengadakan pertemuan dengan Menteri Luar Negeri Retno Marsudi.


"Sebanyak 1.000 ton beras akan kita kirimkan pada 21 April nanti dan kami meminta Ibu Menlu (Retno Marsudi) untuk melepas pengiriman itu," kata Senior Vice President ACT, Novariandi Imam Akbari, di Kementerian Luar Negeri, di Jakarta, Kamis (5/4/2018).

Imam mengatakan, beras-beras tersebut diperkirakan akan sampai ke lokiasi pengungsian Suriah pada pertengahan Mei tahun ini.

Lebih lanjut Imam menjelaskan, bantuan tersebut rencananya akan dikirimkan melalui jalur laut. Kapal yang mengangkut bahan pangan itu akan bertolak dari pelabuhan Belawan di Medan, Sumatera Utara, menuju Turki. 

Setibanya di Turki, bantuan dari rakyat Indonesia itu akan didistribusikan ke gudang penampungan bantuan Indonesian Humaniratian Center (IHC) sebelum diterima penduduk Suriah.

Novariandi mengungkapkan, bantuan disasar untuk masyarakat Suriah yang berada di perbatasan Turki seperti Idlib dan kawasan lainnya. 

"Tidak hanya beras, kami juga mendirikan dapur umum yang menyajikan makanan siap santap untuk 15.000 pengungsi dan memberikan 1.000 paket bahan pangan kepada pengungsi lain di Idlib," kata Imam.

Selain menjalankan misi kemanusiaan, ACT juga berupaya memberdayakan petani lokal dengan memesan 1.000 ton beras asal Aceh

Pertemuan antara ACT dengan Menlu Retno berlangsung tertutup.

Namun, Imam menyampaikan, pertemuan itu lebih membahas laporan bantuan kemanusiaan yang diberikan ACT ke negara-negara lain. 

Terkait permintaan untuk melepas keberangkatan kapal kemanusiaan ke Suriah, Retno belum memberi komentar.


Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)