Home » Peristiwa » Daerah

Acara NasDem Direcoki Oknum Kader?

print this page Rabu, 15/11/2017 | 09:20

Lambang Nasdem.

RILIS.ID, Jakarta— NasDem menggelar serangkaian acara di Jalan Waringin Raya dengan Taman Pintar, Kayu Putih, Pulogadung, Jakarta Timur, Minggu (12/11/2017) lalu. Sayangnya, kegiatan yang diadakan DPC NasDem Pulogadung tersebut tak berjalan lancar, karena mendapat gangguan yang diduga oknum kader.

Ketua DPC NasDem Pulogadung, M Yusuf, menceritakan, mulanya tak mengalami kendala berarti ketika beberapa orang sedang membangun panggung acara yang berada di tengah jalan, Minggu, pukul 09.00. Ketika sudah berdiri, ada dua orang datang dan komplain.

"Bicara 'muter-muter'. Ujung-ujung dalam pembicaraan itu, minta dilibatkan dalam keamanan," ujarnya saat dihubungi rilis.id di Jakarta, Selasa (14/11/2017). Meski sudah ada sejumlah pihak yang mengamankan acara, Yusuf mengaku tak keberatan sejumlah orang tersebut turut bantu mengawal.

Namun, tiba-tiba mereka mematok jasa keamanan sebesar Rp2 juta untuk 20 orang. Tingginya harga yang diminta tak disanggupi Yusuf, lantaran merasa sudah mendapat pengamanan cukup. Kalaupun ingin membayar, hanya Rp300 ribu memakai kocek pribadi dan akan diserahkan usai acara. Meski demikian, "adu mulut" sempat reda.

Sekitar pukul 12.00 WIB siang atau dua jam sebelum acara, percekcokan kembali terulang. Yusuf heran, lantaran sebelumnya sudah ada kesepakatan. Ternyata, mereka yang jumlahnya menjadi 5 orang, menagih uang keamanan. "Tunggu sampai acara selesai," pintanya. Alasannya, honor pekerja lain juga belum diberikan.

Tak lama berselang, datanglah Fajar, orang kepercayaan eks Ketua DPD NasDem Jaktim, James Sianipar. Melihat Fajar cukup akrab dengan lima orang penentang acara itu, Yusuf kemudian meninggalkan perdebatan. Pertimbangannya, yakin masalah akan mereda.

Di sekitar lokasi acara kembali terjadi adu mulut jelang pukul 14.00 WIB. Yusuf kembali menegaskan, agar bersabar dan menunggu kegiatan rampung, bila ingin mendapatkan uang keamanan. Lantaran tetap ngotot, Ketua DPRt NasDem Kayu Putih, Yuni, memberikan Rp300 ribu.

Tak terima, uang kemudian dimasukkan ke saku Yuni lagi dan memulai acara sekira pukul 15.00 WIB. "DPRt terpaksa memulai acara santunan, karena sudah banyak anak yatim, ibu-ibu jompo, orang tua. Kasihan, takut kesorean," ungkapnya.

Saat Yusuf memberikan sambutan dalam acara yang bertujuan memeriahkan HUT ke-6 NasDem, di luar panggung massa kontra kian banyak. Sorakannya menyaingi sambutan Yusuf. Bahkan, sempat terjadi adu fisik. Salah satu korbannya adalah Dimas, putra Yuni.

Alhasil, kegiatan digelar lebih cepat. Kemudian, Yusuf melaporkan insiden tersebut ke aparat keamanan. Dia juga melapor ke Ketua DPD NasDem Jaktim, Bestari Barus. Yusuf meminta Bestari turut mengawal perkara itu serta menindaklanjuti dugaan adanya oknum kader yang mengganggu acara yang digelar serentak di ibu kota pada Sabtu (11/11) hingga Minggu tersebut.

"Awalnya ada orang ingin ikut kepanitian kita, tapi tidak diajak, lalu kecewa. Selanjutnya, menilai ada unsur pemerasan, meminta uang keamanan. Tidak logis menurut saya. Toh, dia juga orang NasDem sampai kepada penganiayaan dan gangguan ingin tidak terlaksanannya ini," pungkasnya.

Penulis Fatah H Sidik
Editor Sukarjito

Tags:

NasdemPartai Nasdem

loading...