logo rilis
Suriah Nyatakan Akan Terus Berperang dengan AS, Israel, dan Turki
Kontributor
Syahrain F.
20 Februari 2018, 18:01 WIB
Suriah Nyatakan Akan Terus Berperang dengan AS, Israel, dan Turki
Buothaina Shaaban. FOTO: MEMO

RILIS.ID, Moskow— Penasihat media dan politik rezim Bashar Al-Assad, Buothaina Shaaban menyatakan akan terus mengangkat bendera perang dengan Israel, Amerika Serikat (AS) dan Turki. 

Melansir Middle East Monitor, Shaaban menyebut Turki dan AS telah menghalang-halangi rekonsiliasi politik di Suriah. 

"Suriah tengah memerangi agresi yang dilakukan baik oleh Israel, Turki, dan AS," katanya ketika berbicara dalam Valdai Club di Moskow, Rusia, kemarin (19/2/2018).

Dalam kesempatan lain dia secara spesifik menyebut bahwa Operasi Ranting Zaitun yang saat ini dilancarkan Turki di wilayah utara Suriah mengganggu solusi politik di negara itu.

Sementara Duta Besar Turki untuk Indonesia Mehmet Kadri Sander Gurbuz menjelaskan, Operasi Ranting Zaitun bertujuan untuk membasmi kelompok yang mereka sebut sebagai "teroris" Kurdi PYD/YPG.

"Kelompok itu mengancam perbatasan dan keamanan nasional kami. Ada sekitar 700 serangan, pelecehan kedaulatan yang dilancarkan ke perbatasan Turki. Pemerintah kami memutuskan tidak akan membiarkan itu terus terjadi," kata Dubes Mehmet, hari ini, 20 Februari 2018, di Jakarta.

Turki pada pada 20 Januari memulai operasi militer wilayah Afrin untuk memberantas kelompok Kurdi. Sementara AS menyokong dan melatih kelompok tersebut untuk memerangi Daesh dan pasukan Turki.
 


500
komentar (0)