logo rilis
Sebuah Penantian Emilda Bertemu Jokowi
Kontributor
Tio Pirnando
29 Agustus 2017, 13:42 WIB
Sebuah Penantian Emilda Bertemu Jokowi
Ketua PP Pemuda Muhammdiyah Dahnnil Anzar Simanjuntak. FOTO: RILIS.ID/Tio Pirnando

RILIS.ID, Jakarta— Harapan istri Novel Baswedan, Rina Emilda untuk bertemu ‎Presiden Joko Widodo bukan sekedar wacana. Permintaan, baik secara lisan maupun tertulis telah disampaikan agar istri penyidik senior KPK itu bisa mengeluarkan keluhannya kepada Presiden Jokowi terkait kasus penyiraman air keras yang menimpa sang suami.

Ketua Umm PP Pemuda Muhamadiyah Dahnil Anzar Simanjuntak ‎mengatakan, permintaan secara lisan itu telah disampaikannya melalui pesan Whatsapp kepada Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Pratikno.

Dahnil menuturkan, pihaknya mendapatkan balasan dari Mensesneg yang berjanji akan menjadwalkan pertemuan tersebut. 

"Melalui Mas Johan Budi (Jubir Presiden), kami menerima kabar bahwa presiden meminta kalau nanti sudah dijadwalkan, presiden bukan hanya bertemu Mbak Emil, tapi juga ibu Mas Novel," kata Dahnil saat jumpa pers di kediaman Novel, Jalan Deposito, Kelapa Gading, Jakarta, Senin (28/8/2017).

Dahnil mengatakan bahwa pihak Istana juga kembali memberi respon. Menurutnya, pihak Istana meminta adanya surat resmi yang dikirimkan oleh Emil agar bisa menemui Jokowi.

"Mbak Emil sudah membuat suratnya dengan tulisan tangan. Kemarin, ‎tanggal 21 Agustus kami kirimkan surat kemudian sudah diterima oleh Istana dan kemudian mereka akan menjadwalkan," ucapnya.

‎Setelah surat resmi dikirim, Dahnil kembali meminta Pratikno agar pertemuan itu bisa dilakukan di sisa bulan Agustus ini atau sebelum Idul Adha pada 1 September mendatang.

Bahkan, kata Dahnil, sebelum ke Rumah Novel dirinya juga kembali menanyakan ke Mensesneg kapan pertemuan itu bisa terlaksana. Namun, hingga ‎kini, pihaknya belum mendapat balasan apapun dari pihak Istana. 

"Sampai hari ini, kita belum dengar  kabar lagi apakah Presiden berkenan menerima mbak Emil, atau tidak. Yang jelas pesan yang ingin kami sampaikan adalah Presiden mendapatkan informasi yang cukup. Kemudian tentu menyampaikan pesan terkait dengan susana kebatinan Mbak Emil‎," pungkasnya


#penyiraman novel baswedan
#novel baswedan
#kpk
Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)