logo rilis
SBY Instruksikan Kader Tak Ikut Kegiatan yang Melanggar Konstitusi
Kontributor
Nailin In Saroh
19 April 2019, 15:30 WIB
SBY Instruksikan Kader Tak Ikut Kegiatan yang Melanggar Konstitusi
Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono. FOTO: RILIS.ID/Indra Kusuma

RILIS.ID, Jakarta— Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono, mengingatkan seluruh kader agar tidak ikut dalam kegiatan yang bisa mengarah pada kegiatan pelanggaran konstitusi.

Instruksi itu dikeluarkan Demokrat, melihat perkembangan situasi politik pasca pemungutan suara Pemilu 2019 yang menunjukan ketegangan (tension) dan bisa berkembang ke arah yang membahayakan keamanan.

Surat itu ditujukan kepada Sekjen PD Hinca Pandjaitan, Ketua Dewan Pembina PD EE Mangindaan, Ketua Dewan Kehormatan PD Amir Syamsuddin, dan Waketum PD Syarief Hasan. Instruksi itu juga ditembuskan kepada Komandan Kogasma PD Agus Harimurti Yudhoyono.

“Saya menginstruksikan seluruh pengurus partai dan kadernya tidak terlibat segala kegiatan yang bertentangan dengan konstitusi,” ujar Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

Surat yang berisi empat poin itu pun dibenarkan Wakil Ketua Umum Demokrat, Syarief Hasan.

"Ya (benar, surat dikirimkan SBY),” ujar Syarief Hasan dihubungi di Jakarta, seperti dilansir Antara, Kamis (18/4/2019).

Berikut empat poin dalam surat SBY tersebut:

1. Sehubungan dengan perkembangan situasi politik pascapemungutan suara Pemilu 2019 yang menunjukkan ketegangan (tension) dan bisa berkembang ke arah yang membahayakan politik dan keamanan kita, saya instruksikan kepada pejabat tersebut alamat, untuk secara terus menerus memantau dari dekat perkembangan situasi yang terjadi di tanah air.

2. Memastikan para pengurus dan kader Partai Demokrat tidak melibatkan diri dalam kegiatan yang bertentangan dengan konstitusi dan UU yang berlaku serta tidak segaris dengan kebijakan pimpinan PD.

3. Jika terjadi kegentingan dan situasi yang menjurus ke arah konflik dan krisis yang membahayakan, segera melapor kepada Ketum pada kesempatan pertama.

4. Demikian untuk diindahkan dan dilaksanakan.

Editor: Elvi R




Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)





2019 | WWW.RILIS.ID