logo rilis

Pinjaman Fintech Januari Mencapai Rp2,56 Triliun
Kontributor

13 Februari 2018, 23:59 WIB
Pinjaman Fintech Januari Mencapai Rp2,56 Triliun
ILUSTRASI: RILIS.ID/Hafidz Faza

RILIS.ID, Jakarta— Ketua Dewan Komisioner (DK) Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Wimboh Santoso mengatakan, jumlah peminjam di perusahaan financial technology (fintech) mencapai 260 ribu per Januari 2018. 

"Total nilai pinjamannya mencapai Rp2,56 triliun. Jumlah tersebut berasal dari dari penyedia dana sebanyak 101 ribu orang," ungkap Wimboh dalam pernyataan resmi di Jakarta, Selasa (13/2/2018).

Pada 2016, OJK telah mengeluarkan peraturan fintech pertama di Indonesia, yang mengatur kegiatan peer to peer landing (P2P) untuk melindungi kepentingan nasabah. Sampai saat ini telah terdaftar 33 perusahaan fintech P2P di OJK, termasuk fintech syariah, serta terdapat 119 perusahaan yang masuk dalam daftar tunggu (pipeline).

Hadirnya Fintech sekaligus mendorong upaya otoritas menerapkan program inklusi keuangan, khususnya berbasis teknologi. Selain itu, OJK juga mendorong penguatan Layanan Keuangan Tanpa Kantor Untuk Keuangan Inklusif (Laku Pandai) yang bersinergi dan saling melengkapi.

Di samping itu, ada pula Layanan Keuangan Digital (LKD) Bank Indonesia (BI) yang bertujuan meningkatkan aktivitas dan layanan produk keuangan yang bisa dimanfaatkan masyarakat.
 


Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)